06 February 2020, 23:55 WIB

Sudirman Alternatif Formula E


MI | Megapolitan

JALAN Jenderal Sudirman kemungkinan dijadikan rute alternatif untuk menyelenggarakan ajang balap mobil listrik Formula E. Jalur itu dipilih lantaran rute awal yang mencakup area Monumen Nasional (Monas) ditolak oleh Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.

Meski demikian, keputusan untuk menentukan kelayakan rute baru itu tetap menunggu hasil survei tim Federasi Otomotif Internasional (FIA).

“Alternatifnya ada Sudirman, ya. Kita kaji di situ kemungkinannya. Kalau dari timnya setuju ya kita lanjut,” ujar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho,  Kamis (6/2).

Menurutnya, ada kriteria tertentu untuk mencari jalan yang dapat dijadikan rute Formula E seperti lebar jalan antara 10-12 meter. Fisik jalan juga harus diaspal dan dalam kondisi baik, serta minimal panjang sirkuit antara 2,9 km hingga 3,2 km.

“Jadi kita lihat aspalnya yang sudah bagus. Kalau dari mereka minta dibagusin lagi tentu akan kita bagusin sesuai standar mereka,” kata Hari.

Gubernur DKI Anies Baswedan optimistis segala persiapan untuk menyelenggarakan balap mobil bertenaga listrik itu akan tepat waktu. Balap mobil Formula E di Jakarta dijadwalkan dihelat pada 6 Juni mendatang.

Anies menyebut tim perancang sirkuit Formula E telah mendarat di Jakarta. Tim itu bakal membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencari rute alternatif sirkuit.

Deputy Director Communications Formula E PT Jakarta Propertindo, Hilbram Dunar, mengatakan pembahasan opsi lintasan segera dimatangkan. Laporan itu selanjutnya diserahkan ke Gubernur DKI dan dibahas bersama SKPD terkait. “Kita ada beberapa opsi dan akan difinalkan,” kata Hilbram.

Formula E akan diikuti oleh 24 pembalap yang terbagi dari 12 tim dari berbagai negara. Empat tim di antaranya merupakan tim pabrikan ternama asal Jerman, yakni Porsche, BMW, Audi, dan Mercedes-Benz. (Put/Ins/Ssr/J-3)

 

BERITA TERKAIT