06 February 2020, 23:30 WIB

Pasangan Adakan Pesta via Streaming


MI | Internasional

PERNIKAHAN pasangan Singapura Joseph Yew dan istrinya Kang Ting tidak bisa digelar sebagaimana mestinya. Penyebaran virus korona yang terus meningkat membuat para tamu takut tertular lantaran pasangan tersebut baru saja kembali dari Tiongkok beberapa hari sebelum pernikahan mereka digelar pada 2 Februari di M hotel, sebuah hotel di Singapura.

Pasangan itu sebenarnya telah menikah di Tiongkok pada bulan Oktober. Namun, pernikahan yang digelar di Singapura tersebut dimaksudkan untuk keluarga dan teman Yew yang tidak bisa hadir di Tiongkok saat itu.

Ketika para tamu mengetahui bahwa pasangan itu baru saja kembali dari Tiongkok, mereka pun mulai khawatir.

“Beberapa dari mereka mengatakan mereka tidak akan datang,” kata Yew seperti dikutip dari BBC, Kamis (6/2).

Pasangan tersebut sempat berpikir untuk menunda acara pernikahan tersebut, tetapi pihak hotel mengatakan tidak bisa. Pasalnya, semua hal sudah diatur dan tidak bisa dinegosiasikan. “Jadi kami merasa tidak punya pilihan selain melanjutkannya,” ucap Yew.

Pasangan itu kemudian memutuskan bahwa mereka tidak akan menghadiri pernikahan bersama-sama dengan para tamu di hotel tersebut untuk menghilangkan ketakutan mereka.

“Kami memberi tahu para tamu bahwa kami akan melakukan konferensi video di...beberapa dari mereka terkejut,” cerita Yew.

Bahkan orang tua Yew awalnya sempat tidak setuju dengan rencana tersebut. “Saya pikir jika kita berada di sana, suasananya akan berbeda. Orang-orang akan waspada,” lanjut Yew.

Dalam acara pernikahan tanpa pasangan pengantin tersebut, hadir 110 dari 190 tamu yang diundang. Pasangan pengantin bersulang dan menyampaikan pidato mereka melalui panggilan video, untuk menghibur tamu-tamu mereka yang hadir di aula pernikahan.

Sayangnya, orang tua Kang tidak dapat menghadiri pernikahan tersebut karena adanya pembatasan perjalanan yang diberlakukan di tengah kekhawatiran penyebaran virus korona.

Pada 2 Februari tersebut, pasangan itu pun menghadiri pestanya melalui live streaming dari salah satu kamar di M hotel, Singapura.

“Kami berterima kasih kepada para tamu untuk kedatangan mereka dan meminta mereka menikmati makan malam,” kata Yew.

Pihak hotel juga mengirimkan sampanye kepada pasangan tersebut. “Kami tidak sedih tapi agak kecewa,” kata Yew mengenai pernikahannya tersebut.

“Saya pikir tidak ada pilihan lain sehingga (saya) tidak menyesal,” ucapnya.

Singapura tercatat menjadi negara ketiga dengan kasus terkonfirmasi positif virus korona. Hingga Kamis (6/2), ada 28 kasus ditemukan di Singapura. Kasus di Singapura ini berada di bawah Jepang dengan 45 kasus.  Sementara, di Tiongkok dilaporkan sebanyak 28.076 kasus terinfeksi virus korona. (BBC/Nur Aivanni/I-1)

BERITA TERKAIT