06 February 2020, 10:25 WIB

Pemkab Boyolali Alokasikan Dana Infrastruktur Rp488 Miliar


Widjajadi | Nusantara

PEMKAB Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur sebesar Rp488 miliar tahun ini, yang dibagi dalam 400 paket. Pembiayaan infrastruktur tersebut merupakan belanja modal terbesar di wilayah Jawa Tengah. Karena itu Bupati Seno Samodra pun mewanti-wanti agar pemanfaatan tepat guna dan maksimal, perlu pengawasan seksama di dalam pelaksanaannya.  

"Ya jangan sampai dikorupsi, harus menghasilkan kualitas terbaik. Ini dana rakyat yang harus dipertanggungjawabkan secara baik, jangan sampai terseret hukum," kata Seno dalam penjelasannya, Rabu (5/2) di kompleks kabupaten.

Menurut dia, belanja modal yang hampir setengah triliun di sektor infrastruktur itu merupakan yang terbesar di Jawa Tengah. Khusus jalan pedesaan diprioritaskan, karena bisa memperlancar pemberdayaan ekonomi rakyat di desa.

Ia mencontohkan, perbaikan jalan wilayah utara, seperti ruas  Kacangan-Kedungrejo yang dibiayai APBD 2019, telah memacu perkembangan ekonomi kerakyat setempat. Karena itu, pada tahun 2020, dilanjutkan pengerjaan ruas jalan Kedungrejo-Watugede sepanjang tiga kilometer dengan anggaran sekitar Rp7 miliar.

"Yang lainnya, ruas jalan rusak juga harus dibenahi semua. Kalau jalan mulus, rakyat senang. Efeknya mereka semakin bersemangat meningkatkan kinerja ekonomi keluarga. Bagus itu," katanya.

Terpisah Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Boyolali, Budi Wahyono mengatakan, setelah disurvei, kondisi ruas jalan yang rusak berat arah Pelemrejo-Watugede sepanjang 2,5 kilometer dan juga jalan arah Watugede-Kedungrejo sepanjang 943 meter.

"Ruas jalan Watugede-Kedungrejo tahun ini sudah dianggarkan Rp 2,5 milar. Sedangkan, Pelemrejo-Watugede sesuai arahan Bupati, kita usahakan ada penggesaran dengan biaya sekitar Rp 5 miliar," kata dia.

baca juga: Anggota DPR Pertanyakan Alih Fungsi Lahan di Hutan Bowosie

Saat ini terkait proyek jalan rusak yang totalnya akan dibiayai Rp7,5 miliar sudah dalam tahapan lelang tender. Paling lambat kalau tidak ada proses sanggah, April sudah bisa dikerjakan. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT