06 February 2020, 09:17 WIB

Andre Menjebak Perempuan Melawan


(YH/N-2) | Nusantara

ULAH Andre Rosiade menjebloskan NN, seorang pekerja seks, ke penjara berbuah perlawanan. Women Crisis Center Nurani Perempuan Padang menggulirkan sebuah petisi untuk membebaskan NN.

"NN adalah korban dan kami semua mendukungnya. Kami, atas nama Jaringan Peduli Perempuan Sumatra Barat, meminta Kepolisian Daerah Sumatra Barat untuk membebaskan dia," ungkap Pelaksana Tugas Direktur Nurani Perempuan, Rahmi Meri Yanti, kemarin.

Andre Rosiade ialah anggota DPR dari Partai Gerindra, sementara NN ialah pekerja seks di Kota Padang yang dipesan untuk melayani pria suruhan Andre. Saat berada di dalam kamar, Andre melapor ke Polda Sumatra Barat, yang menggerebek dan menangkap NN. Dia ditahan, tapi sang pria, suruhan Andre, justru tidak diketahui rimbanya.

Wakil Direktur LBH Padang, Indira Suryani, memaparkan fakta baru bahwa NN ialah korban perdagangan orang. Ia seorang yatim piatu asal Sukabumi, Jawa Barat. Ia menikah dan dibawa ke Padang. Dua tahun di Padang, NN terjebak prostitusi karena impitan ekonomi. Dia harus menghidupi anaknya karena bermasalah dengan sang suami.

"Bersama Nurani Perempuan, LBH Padang siap mendampingi dan membantu NN dalam menghadapi proses hukum yang dihadapinya," tekad Indira.

Petisi yang menuntut pembebasan NN, menurut Rahmi Meri, sudah ditandatangani 165 orang. Pendukung NN berasal dari sejumlah wilayah di Tanah Air.

Dalam petisi juga diungkapkan bahwa Andre Rosiade tengah melakukan pencitraan dengan framing dia seorang wakil rakyat, yang bekerja untuk menghapus prostitusi di Padang. "Namun, yang dilakukan Andre itu malah menjerumuskan NN ke dalam bui. Sementara itu, pria yang telah menggunakan jasanya malah tidak tersentuh oleh kepolisian," sambung Rahmi.

Kabid Humas Polda Sumatra Barat, Komisaris Besar Stefanus Satake Bayu Setianto, mengakui selain menahan NN, penyidik juga menangkap AS, 24, pria yang diduga bertindak sebagai muncikari NN. "Untuk sementara yang tengah diproses adalah AS dan NN." (YH/N-2)

BERITA TERKAIT