06 February 2020, 10:30 WIB

PSI: Anggaran Formula E Lebih Baik untuk Tangani Banjir


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KOMISI Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka tidak mengizinkan ajang Formula E 2020 diadakan di area Monas. Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD dari Fraksi PSI, Justin Adrian, mengusulkan agar Formula E dibatalkan dan anggaran sebanyak Rp1,2 triliun itu digunakan untuk antisipasi banjir.

“Seharusnya antisipasi banjir menjadi prioritas utama Pemprov DKI, bukan Formula E. Rakyat Jakarta kebanjiran, tapi gubernurnya malah bikin acara balapan mobil,” kata Justin dalam keterangan resminya, Jakarta, Kamis (6/2).

Baca juga: PKS: Anies Bisa Jadi Presiden Kalau Sukses Jadi Gubernur

Justin mengatakan dari awal pihaknya menolak ajang balapan mobil listrik tersebut karena manfaat acara ini tidak jelas. Jika masih kekeh, menurutnya Pemprov DKI tidak punya prioritas yang jelas.

"Uangnya buat antisipasi banjir yang lebih mendesak,” kata Justin.

Ia menegaskan bahwa terdapat tiga program antisipasi banjir yang lebih layak menjadi prioritas Pemprov DKI, yaitu perbaikan tanggul, normalisasi sungai, dan perbaikan pompa.

Justin juga menuturkan, survei Kementerian PUPR menemukan 44 tanggul rusak di Jabodetabek. Salah satunya, ada tanggul jebol di Kramat Jati, Jakarta Timur, namun warga sekitar terpaksa memperbaikinya secara swadaya.

“Saking lambatnya Pemprov DKI, warga sampai memperbaiki tanggul sendiri. Uang dan materialnya dari warga semua, Rp 20 juta. Uang segitu ngga ada apa-apanya dibanding anggaran Formula E," imbuh Justin.

Ia juga menyebut bahwa banjir awal tahun 2020 terjadi akibat banyaknya pompa dan pintu air yang yang tidak optimal.

“Dinas Sumber Daya Air bilang ada 76 pompa yang rusak. Kementerian PUPR bilang ada 11 pintu air rusak. Duit Formula E bisa dipakai untuk perbaikan itu semua dan masih sisa banyak," tandas Justin. (OL-6)

BERITA TERKAIT