06 February 2020, 10:10 WIB

DPO Harun Masiku Disebar Sampai Polres


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

KAPOLRI Jenderal Idham Azis menyebut telah mengerahkan jajarannya untuk memburu politikus PDIP Harun Masiku. Polri bahkan telah menerima pemberitahuan soal daftar pencarian orang (DPO) kepada Harun.

Kapolri pun telah memerintahkan Kepala Bareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk menyebarkan DPO Harun Masiku itu ke tingkat polres. "Dari 34 polda, 540 polres DPO-nya sudah sampai, sehingga seluruh anggota Polri seluruh Indonesia sudah memasang DPO tersangka Harun Masiku," jelasnya.

Setelah Harun ditangkap, Idham mengatakan pihaknya akan menyerahkan Harun ke KPK. Hal itu dilakukan karena pihak kepolisian hanya membantu berdasarkan surat yang diberikan kepada Polri.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pun mengakui KPK tidak berdiam diri dan terus mencari Harun. "Kita cari terus lo, tapi kan tidak harus kita sampaikan ke media. Info dari Imigrasi, kan dia sudah kembali (ke Indonesia)," kata Alexander.

Alexander mengatakan tanpa kehadiran Harun yang saat ini masih buron, penanganan kasus suap yang juga menjerat mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan itu tetap berjalan sebab penyidik bisa tetap menggali keterangan dari saksi maupun tersangka lain.

"Keterangan yang bersangkutan (Harun) untuk dirinya sendiri kan sebenarnya enggak terlalu mengikat. Kita bisa menggali dari saksi yang lain. Untuk tiga tersangka lain yang sekarang ada itu sedang dalam proses.''

Alexander juga mengatakan tidak membatasi waktu sampai kapan pengejaran Harun dilakukan. ''Kalau yang bersangkutan ngumpet di mana. Kecuali ada yang mau memberitahukan di mana nanti kita cari," ucapnya.

Kemarin di KPK, Wahyu Setiawan menjalani pemeriksaan. Ia mendapat 20 pertanyaan. Pertanyaan seputar kedekatannya dengan Harun Masiku dan Sekjen PDIP Hasto Kristianto.

"Hari ini (kemarin) saya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Harun Masiku. Saya ditanya terkait apakah saya kenal dengan Harun Masiku atau tidak, kenal dengan Hasto atau tidak," kata Wahyu.

Wahyu mengaku tidak mengenal Harun dan Hasto. Bahkan ia mengaku tidak pernah berkomunikasi dan bertemu dengan kedua politikus PDIP itu. "Ya saya jawab apa adanya bahwa saya tidak kenal Harun Masiku dan Hasto.'' (Tri/Iam/P-1)

BERITA TERKAIT