06 February 2020, 10:00 WIB

Tiongkok Krisis Tempat Tidur Rumah Sakit


Basuki Eka Purnama | Internasional

PEMERINTAH Tiongkok mengaku mengalami krisis tempat tidur rumah sakit dan peralatan kesehatan yang dibutuhkan untuk menghadapi bertambahnya jumlah pasien virus korona setelah jumlah kematian akibat virus mematikan itu telah melewati 560 orang pada Kamis (6/2).

Jumlah kasus virus korona yang terkonfirmasi telah menembus angka 28 ribu di seluruh wilayah Tiongkok setelah wabah itu dinyatakan sebagai darurat kesehatan internasional dengan kasus dilaporkan di lebih dari 20 negara.

Meski telah membangun sebuah rumah sakit dari nol dan mengubah gedung pemerintahan untuk mengakomodasi ribuan pasien, Tiongkok masih kekurangan tempat tidur rumah sakit. Hal itu dingkapkan Lu Lishan, seorang pejabat di Wuhan, kota pusat penyebaran virus itu.

Baca juga: Kasus Virus Korona di Tiongkok Tembus Angka 28 Ribu

Tiongkok, imbuhnya, juga mengalami kekurangan peralatan dan bahan kesehatan.

Saat ini, sejumlah kota di Tiongkok telah memberlakukan pembatasan bagi warga mereka dalam upaya memerangi penyebaran virus korona tersebut.

Puluhan juga orang, mulai dari wilayah selatan hingga ke utara dekat perbatasan dengan Rusia, diminta untuk tidak meninggalkan rumah mereka. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT