05 February 2020, 23:45 WIB

Komisi Pengarah Larang Formula-E digelar di Area Monas


Dhika Kusuma WInata | Megapolitan

KOMISI Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka yang diketuai Menteri Sekretaris Negara Pratikno tidak menyetujui ajang balap Formula-E yang bakal digelar Juni mendatang menggunakan kawasan Monumen Nasional

Larangan itu diputuskan Komisi Pengarah lantaran area Monas juga merupakan kawasan cagar budaya yang harus dijaga.

"Soal Formula-E bisa saya sampaikan hasil rapat Komisi Pengarah bahwa tidak menyetujui apabila dilaksanakan di dalam area Monas. Kalau di luar silakan, tapi kalau di dalam tidak. Karena banyak pertimbangan, di sana ada cagar budaya yang harus diperhatikan," kata Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama di Gedung Setneg, Jakarta, Rabu (5/2) malam.

Baca juga : DPRD: Revitalisasi Monas untuk Formula E, bukan RTH

Setya menyampaikan hal itu seusai rapat Komisi Pengarah yang juga dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurut Setya, pengaspalan di dalam kawasan Monas tidak memungkinkan untuk dilakukan demi menjaga cagar budaya.

Komisi Pengarah mempersilakan gelaran balap itu dilakukan di luar kawasan Monas.

"Diizinkan, tapi di luar kawasan Monas. Ada aturannya Monas itu bisa digunakan sebagai apa dan tidak boleh sebagai apa," imbuhnya.

Biaya pembuatan sirkuit Formula-E di Jakarta dialokasikan sebesar Rp360 miliar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kawasan sekitar Monas rencananya turut diaspal secara permanen karena merupakan bagian dari lintasan balap. (OL-7)

BERITA TERKAIT