05 February 2020, 20:50 WIB

Sumsel Sambut Wisatawan Asal Tiongkok Rayakan Cap Go Meh


Dwi Apriani | Nusantara

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Sumatra Selatan (Sumsel) membuka pintu lebar bagi wisatawan asal Tiongkok yang hendak merayakan Cap Go meh di Bumi Sriwijaya.

Menurut Gubernur Sumsel Herman Deru, jika ada wisatawan yang hendak ke Sumsel khususnya Kota Palembang tidak ada masalah sepanjang mereka tidak terpapar virus korona.

"Bukan hanya wisatawan asal Tiongkok, wisatawan dari negara lain termasuk domestik silahkan ke Palembang. Selagi mereka tidak terindikasi mengidap virus korona, sars, dan mers," kata Deru, Rabu (5/2).

Seperti diketahui menjelang Cap Go Meh ratusan wisatawan asal Tiongkok maupun negara lain kerap merayakan puncak tahun baru Imlek di Pulau Komaro, Palembang yang diperkirakan jatuh pada Sabtu (8/2).

Gubernur juga menyampaikan apabila ada anggota keluarga asal Sumsel yang masih ada di Wuhan, Tiongkok segera melapor ke instansi terkait.

"Saya sudah intruksikan kemarin, kalau ada WNI baik itu TKI ataupun mahasiswa utamanya di Wuhan, agar pihak keluarga melapor ke Pemprov Sumsel agar difasilitasi untuk pulang ke Sumsel," kata Herman Deru, Rabu (5/2).

Ia mengatakan, untuk TKI bisa melapor ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sumsel sementara mahasiswa bisa melapor ke Dinas Pendidikan Sumsel. Nantinya, OPD ini akan langsung berkoordinasi dengan Gubernur Sumsel.

"Pemprov Sumsel akan fasilitasi selama yang bersangkutan mau. Kan ada yang tidak mau, mungkin karena mereka sudah berkeluarga disana atau apa. Tapi untuk WNI yang berasal dari Sumsel, bisa difasilitasi," kata dia.

Terkait dengan mahasiswa yang sudah pulang ke Sumsel, Herman Deru menegaskan mereka sudah diperiksa kesehatannya. Dan mereka juga sudah dipantau kesehatannya oleh Dinkes setempat.

''Jadi masyarakat Sumsel tidak usah kuatir dengan mereka," ucapnya.

Ia meminta untuk masyarakat Sumsel juga tidak mengucilkan jika ada WNI asal Sumsel yang pulang dari Tiongkok. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT