05 February 2020, 17:34 WIB

Dua Terduga Terjangkit Korona di Indonesia Masih Diperiksa


Atalya Puspa | Humaniora

DUA dari 42 orang yang diduga terjangkit virus korona di 27 rumah sakit di Indonesia masih dalam pemeriksaan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes), Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sedangkan 40 spesimen dinyatakan negatif atau tidak ada tanda terkena virus korona.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Anung Sugihantono mengatakan, Libangkes telah menerima 42 spesimen yang diduga terkena korona.

'Spesimen tersebut dari 27 rumah sakit di 15 provinsi. Sampai dengan hari ini (Rabu,5/1) 40 spesimen dinyatakan negatif dan 2 dalam proses pemeriksaan," kata Anung.

Namun, Anung tidak menjabarkan dua orang yang diduga terjangkit korona tersebut berada di wilayah mana.

Meski begitu, dirinya meyakini pemerintah Indonesia melalui jajaran Kemenkes dan seluruh jajaran pemerintah Indonesia melakukan upaya untuk menangani dan mencegah penyebaran virus asal Wuhan di Indonesia.

"Memantau kesehatan masyarakat melalui kegiatan surveilance, bekerja sama dengan dinas kesehatan kabupaten/kota dan provinsi, serta seluruh faskes milik pemerintah maupun swasta," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Vivi Setiawaty menegaskan, Indonesia mampu mendeteksi virus korona.

Berkaitan belum adanya orang yang terjangkit di Indonesia, Vivi mengungkapkan hingga kini masih terus dilakukan penelitian terkait perkembangan virus baru tersebut.

"Jadi apakah iklim cuaca yang memengaruhi korona, sampai saat ini masih berkembang terus penelitiannya. Karena ini virus baru mengikuti perkembangan di negara lain dan melakukan pemantauan surveliance," pungkasnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT