05 February 2020, 16:36 WIB

Mahasiswi yang Diobservasi Torehkan Beberapa Prestasi


Retno Hemawati | Humaniora

KELUARGA Mahasiswi semester 4 Jurusan Kedokteran Hubei Minzu University bernama Adzima Nurul Fatimah Muhammad menorekhan beberapa prestasi. Dia adalah satu dari 238 warga negara Indonesia (WNI) yang sedang diobservasi di Pulau Natuna yang menjadi tempat isolasi terkait virus korona, selama dua pekan.

Muhammad Syam, orang tua Adzima Nurul Fatimah Muhammad di Mamuju, Rabu (5/2) bercerita anaknya berangkat ke Hubei tahun 2018 atas kemauan sendiri. "Sejak kuliah di sana, belum pernah pulang. Rencananya, pada Juli tahun ini akan pulang liburan namun karena merebaknya virus corona itu, sehingga pulang lebih awal. Pada saat itu (2018) ia sendiri yang berasal dari Sulbar," katanya.

Ia menyampaikan, Nurul banyak menorehkan prestasi, baik di bidang olahraga maupun seni yang digelar pihak Hubei Minzu University. Bahkan, pada kegiatan pekan olahraga dan seni (Porseni), Nurul yang mengenakan pakaian khas Mandar mendapat apresiasi dari warga setempat.

"Kain khas Mandar dengan corak warna merah, sangat disenangi masyarakat di sana (Tiongkok) sehingga saat itu Nurul menjadi mahasiswi terfavorit karena mereka suka uniknya pakaian Mandar. Bahkan, Nurul juga merupakan ketua tingkat untuk jurusannya," katanya.

Ia berharap, setelah masa observasi selesai, Nurul bisa kembali berkumpul dengan seluruh keluarganya di Mamuju. "Kami berharap dapat segera berkumpul setelah masa observasi itu selesai. Bagaimana ke depannya, kami serahkan sepenuhnya kepada Nurul. Tapi, Nurul berkeinginan kembali ke Hubei, setelah kondisi normal," demikian Muhammad Syam. (Ant/OL-12)    

BERITA TERKAIT