05 February 2020, 14:53 WIB

Indonesia akan Perketat Pengawasan Pintu Masuk dari Singapura


Atalya Puspa | Humaniora

INDONESIA akan memperketat jalur masuk negara dari Singapura. Hal itu berkaitan dengan adanya warga negara Indonesia yang terjangkit novel corona virus (nCoV) di Singapura.

"Kita akan lakukan pengetatan semua penerbangan dari Singapura. Karena kasus di Singapura sudah terbukti ada penularan dari human to human. Tentu kita harus waspada," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes Wiendra Waworuntu di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Rabu (5/2).

Pengetatan dilakukan dengan mengoptimalkan fungsi thermal scan di bandara, serta memperbanyak health allert card (HAC) untuk warga yang datang dari Singapura.

"Sejauh ini, sebanyak 17 ribu orang lalu-lalang dari Singapura ke Indonesia baik wisatawan maupun pekerja," imbuh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Anung Sugihantono.

Baca juga: Wapres Ingin Indonesia-Singapura Kerja Sama Temukan Vaksin Korona

Namun begitu, hingga kini, Indonesia belum menerapkan travel banned ke Singapura. Pasalnya, sesuai prosedur, travel banned dapat dilakukan jika negara yang dimaksud menutup aksesnya sendiri.

"Gak ada travel banned. Yang ada hanya trip advisory. Pada WNI yang mau ke sana, kita tidak larang, tapi menganjurkan untuk tidak. Tapi Anda harus mengetahui ada penularan di sana," ujar Wiendra.

Untuk diketahui, saat ini terdapat 24.551 kasus terkonfirmasi nCoV dengan total kematian 493 jiwa. Adapun, di Singapura sendiri terkonfirmasi sebanyak 24 kasus nCoV.(OL-5)

BERITA TERKAIT