04 February 2020, 18:01 WIB

Pulang dari Tiongkok, Mahasiswa Pamekasan Bebas Virus Korona


Mohammad Ghazi | Nusantara

DINAS Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Jawa Timur, meminta masyarakat tidak kawatir terpapar virus korona dari mahasiswa yang dipulangkan dari Tiongkok. Sebab, mereka sudah menjalani masa karantina dan dijamin terbebas dari virus mematikan tersebut.

Lima orang mahasiswa asal Pamekasan, termasuk yang dipulangkan dan saat ini menjalani masa karantina. Kelima orang mahasiswa tersebut menjalani pendidikan di Xianning, Probinsi Hubei, Tiongkok.

Kepala Dinkes Pamekasan, Ali Maksum, mengatakan kekawatiran warga akan tertular virus korona dari para mahasiswa sangat berlebihan. Sebab, sebelum dikembalikan ke kampung halaman, mereka menjalani masa karantina dan sudah dipastikan negatif.

"Saat ini.mereka ada di Natuna untuk karantina. Mereka akan dipastikan negatif sebelum dipulangkan ke kampung halaman," kata Ali Maksum, di Pamekasan, Selasa (4/2).

Setiba di Pamekasan, Dinkes tetap memantau kondisi para mahasiswa tersebut. Pemeriksaan kesehatan mereka dilakukan berkala.

"Belum ada petunjuk apapun soal pengawasan itu. Tapi pasti kami lakukan agar warga tidak kawatir dengan kedatangan mereka," katanya.

Jumlah mahasiswa asal Madura yang kuliah di Tiongkok ada sembilan orang. Selain kelima orang asal Kabupaten Pamekasan, dua mahasiswa asal Kabupaten Sumenep dan dua dari Kabupaten Sampang. (OL-13)

BERITA TERKAIT