05 February 2020, 08:00 WIB

RSUD HD Kota Bengkulu Manjakan Pasien


Marliansyah | Nusantara

INOVASI pelayanan terus dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Harapan dan Doa atau dikenal RSHD Kota Bengkulu untuk memanjakan pasien dan keluarga pasien.

Selain memberikan pelayanan yang ramah, RSUD HD Kota Bengkulu juga memberikan makan siang gratis bagi keluarga pasien yang tidak mampu atau yang dirawatt di Kelas III setiap Jumat.

"Bapak dan ibu silakan menyantap makan siang, RSUD Kota sudah menyajikan secara gratis untuk setiap Jumat,” kata Wali Kota Helmi Hasan kepada keluarga pasien. Wali Kota Bengkulu secara khusus menyajikan nasi ke piring setiap keluarga pasien.

Helmi Hasan mengatakan, pelayanan ini diberikan agar keluarga yang menunggui pasien dapat terbantu makan siangnya, khususnya setiap Jumat. Wali Kota Bengkulu kemudian meninjau inovasi lainnya, yaitu pos perawatan di lantai dua berupa layanan cuci rambut dan detok kaki bagi pasien yang sudah diperbolehkan pulang.

Yuli, 41, pasien RSHD mengatakan, pelayanan yang diberikan sangat ramah. Bahkan, ia bisa menikmati fasilitas cuci rambut gratis dan detoks yang bisa membuat pikiran tenang. "Sebelum pulang ke rumah rambut dicuci atau creambath biar wangi jika sudah sampai di rumah, " katanya.

Direktur RSHD Kota Bengkulu, dr Lista Cherylvierra mengatakan, inovasi pelayanan RSUD Kota Bengkulu juga memiliki inovasi berupa kendaraan operasional yang dipergunakan untuk mengantar pasien yang sudah sembuh untuk pulang ke rumah.

Utuk makan siang, setiap Jumat mulai dilakukan sejak akhir Februari 2017. Itu merupakan sumbangan sukarela dari pejabat kota dan para hamba Allah yang peduli sesama.

"Layanan post treatment dan mobil antar pasien pulang juga merupakan gagasan dari Wali Kota Helmi Hasan dan merupakan layanan yang belum dimiliki oleh rumah sakit lain," katanya.

RSHD Kota Bengkulu mulai beroperasi pada Januari 2014 dengan Izin Operasional Sementara Wali Kota Bengkulu Nomor 49 Tahun 2013, pada Februari 2013 dan diregistrasi pada 28 Februari 2013.

Izin operasional RSUD Kota Bengkulu berlaku lima tahun dan berlaku mulai 17 Maret 2017 sampai 16 Maret 2022 dan klasifikasi RSU kelas C plus.

RSHD punya cara tersendiri untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat yang digagas agar pelayanan terhadap pasien lebih dioptimalkan, salah satunya harus bersikap ramah dan murah senyum kepada masyarakat yang datang.

RSHD di bangunan bekas Kantor Wali Kota dan DPRD Kota Bengkulu sudah menunjukkan pembangunan yang signifikan dan memiliki banyak ruangan dengan fasilitas yang memadai. Kelengkapan dan fasilitas tersebut membuat menjadikan RSHD menjadi pilihan utama masyarakat untuk berobat.

Pelayanan RSHD Kota Bengkulu yang optimal mendapat pujian dari pasien yang dirawat di RSHD Kota Bengkulu. Seperti yang diakui Amrah Pasaribu, 58, warga Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatra Utara.

Amrah Pasaribu yang merupakan pasien di RSHD sangat senang dan bangga atas pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit. "Awalnya saya baru tiba di Kota Bengkulu untuk berkunjung ke rumah anak dan tiba-tiba mengalami rasa nyeri di hulu hati dan langsung bawa untuk berobat dan dirawat di RSHD."

Awalnya dia tidak yakin akan dilayani dengan baik karena berasal dari luar Kota Bengkulu. Ia dirawat di RSHD selama tiga hari.

Pelayanan di RSHD merupakan pelayanan rumah sakit yang terbaik pernah ia nikmati. Ia mencontohkan perawat yang selalu sabar dan ramah melayani pasien. "Setiap Jumat diisi dengan ceramah agama, hati ini sangat sejuk meskipun masih sakit saat mendengarkan ceramah agama," ujarnya. (MY/S1-25)

BERITA TERKAIT