04 February 2020, 16:15 WIB

Wapres Minta SOKSI Terlibat Pembangunan Ekonomi Desa


Indriyani Astuti | Politik dan Hukum

WAKIL Presiden (Wapres) Republik Indonesia Ma’ruf Amin meminta Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) sebagai organisasi buruh atau pekerja seluruh Indonesia terlibat dalam pembangunan ekonomi di desa.

Hal itu diutarakan oleh Wakil Ketua Umum Soksi Bambang Soesatyo seusai bertemu Wapres di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (4/2).

Bamsoet, panggilan akrab Bambang Soesatyo, menjelaskan SOKSI merupakan organisasi berbasis ekonomi yang didirikan oleh Suhardiman, tokoh militer Indonesia. Ketika itu, diminta terlibat aktif mendorong lahirnya desa-desa mandiri.

Menurut Wapres, dana desa yang digelontorkan pemerintah sebesar Rp72 triliun untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat belum dapat membuat desa-desa di Indoensia mandiri secara ekonomi.

Mengutip ucapan Wapres, Bamsoet mengatakan saat ini hanya 5% desa yang sudah mandiri. Adapun desa menengah sebanyak 73% dan 17% desa tertinggal. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat 83.931 wilayah administrasi setingkat desa di Indonesia pada 2018.

“Beliau (wapres) mengharapkan SOKSI mengambil bagian menjalankan desa digital, desa wisata argo dan desa industri,” ucapnya.

Baca juga: Dana Desa Untuk Kabupaten Boyolali Hanya Naik Rp800 Juta

Pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, lanjut Bamsoet, sudah dilakukan SOKSI di Jembrana, Provinsi Bali. Di sana, SOKSI membantu masyarakat membuat agrowisata di atas tanah seluas 100 hektare. SOKSI meminta Wapres agar berkenan meresmikan proyek percontohan tersebut.

Selain itu, kedatangan pengurus SOKSI juga untuk mengundang Wapres dalam Pembukaan maupun penutupan Musyawarah Nasional (Munas) SOKSI yang akan diselenggarakan pada April 2020 mendatang.(OL-5)

BERITA TERKAIT