04 February 2020, 15:22 WIB

Penyelundupan Ganja Aceh Dikendalikan dari Lapas


Tri Subarkah | Megapolitan

BADAN Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap lima tersangka kurir pembawa ganja yang diselundupkan dari Aceh di kawasan Pluit, Jakarta, Selasa (4/2) dini hari.

Kelima kurir yang masing-masing berinisial GA, EN, IW, GUN dan IN membawa ganja dengan berat kurang lebih 250 kilogram.

Menurut Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari, pihaknya telah menambah satu tersangka baru yang berperan sebagai otak penyelundupan, yakni Yayat.

Arman menyebut Yayat sebagai narapidana narkotika Lembaga Permasyarakatan Tangerang.

"Jadi yang bersangkutan mengendalikan dan kelihatannya juga dia yang memiliki. Seluruh tersangka yang tadi kita tangkap itu di bawah kendali Yayat," kata Arman di Gedung BNN, Cawang, Jakarta, Selasa (4/2).

Baca juga: Bawa 250 Kg Ganja, Lima Kurir Ditangkap BNN dan Bareskrim

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM untuk proses penjemputan Yayat. Siang ini, Yayat rencananya akan diperiksa oleh BNN.

Sebelumnya, ganja dari Aceh tersebut diselundupkan lewat jalur darat melalui Medan dan Lampung. Penyeberangan dari Pulau Sumatra ke Pulau Jawa menggunakan kapal tongkang.

"Ini adalah upaya untuk mengelabui petugas. Karena, kita tahu kendaraan atau alat penyeberangan dari Bakauheni itu menggunakan kapal roro atau feri. Namun mereka tidak menggunakan yang umum, yang digunakan masyarakat," tuturnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT