04 February 2020, 15:09 WIB

Indonesia Ditargetkan Menjadi Negara Maju pada 2045


Despian Nurhidayat | Ekonomi

PEMERINTAH terus mendorong agar Indonesia menjadi negara maju pada jangka menengah pada 2020-2025.

Menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa, hal itu akan dimulai dengan transformasi ekonomi yang dikatakan harus dimulai pada 2020-2024 untuk memberikan landasan kokoh menuju Indonesia maju. Upaya itu di antaranya ialah mendorong industri pengolahan, sektor pariwisata, dan ekonomi kreatif.

"Selama jangka menengah 2020-2024 kontribusi industri pengolahan akan ditingkatkan dari 19,9% pada tahun 2018 menjadi 21%. Kemudian, kami juga akan meningkatkan kontribusi industri pengolahan nonmigas dari 17,6% menjadi 18,9% dan meningkatkan kontribusi tenaga kerja di sektor industri dari 14,9% menjadi 15,7%," ungkap Suharso dalam Rapat Kerja di Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa (4/2).

Untuk sektor pariwisata, lanjutnya meningkatkan devisa pariwisata dari 19,3 miliar dolar AS menjadi 30 miliar dolar AS. Sektor terakhir, ialah mendorong ekonomi kreatif yakni dengan meningkatkan nilai tambah ekonomi kreatif dari Rp1.105 triliun pada 2018 menjadi Rp1.846 triliun tahun 2024.

Sementara itu, untuk transaksi perdagangan dalam jaringan (daring) atau e-commerce dari Rp170 triliun menjadi Rp600 triliun.

"Kami memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga tahun 2045 menjadi 5,7% dan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) per kapita mencapai 5,0%. Nanti di tahun 2045, kami targetkan Indonesia menjadi negara maju dan PDB terbesar kelima sebesar 7,4 triliun dolar AS dan peranan kawasan Indonesia Timur terhadap ekonomi nasional sebesar 25%," pungkasnya.

Bappenas juga optimistis Indonesia akan keluar dari jebakan negara pendapatan menengah tahun 2036 dengan PDB per kapita diproyeksi mencapai 12.233 dolar AS dan hingga tahun 2045 diproyeksi mencapai 23.199 dolar AS per kapita. (OL-2)

BERITA TERKAIT