04 February 2020, 14:54 WIB

Ada Kasus Dugaan Suap, Dua Petinggi AirAsia Mundur


Nur Aivanni | Ekonomi

DIREKTUR Eksekutif Tonny Fernandes serta Chairman AirAsia Kamarudin Meranun mengundurkan diri sementara dari jabatannya selama dua bulan selama pemerintah menyelidiki kasus dugaan korupsi terkait Airbus.

Untuk diketahui, ada dugaan suap sebesar USD 50 juta untuk sponsor tim olahraga milik dua eksekutif AirAsia yang tidak disebutkan namanya. Itu dilakukan sebagai hadiah terkait pembelian 180 pesawat, yang kemudian diubah menjadi 135.

Dalam pernyataan bersama, Fernandes dan Kamarudin membantah terkait tuduhan pelanggaran atau kesalahan sebagai direktur AirAsia.

Komisi Anti Korupsi Malaysia juga sedang menyelidiki dugaan kasus korupsi tersebut. AirAsia mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah membuat keputusan pembelian yang didasarkan pada sponsor Airbus. AirAsia pun menyatakan akan sepenuhnya bekerja sama dengan Komisi Anti Korupsi Malaysia.

Saham AirAsia turun 5% pada pembukaan perdagangan, Selasa (4/2). "AirAsia jelas merupakan pelanggan utama Airbus," kata Analis Kedirgantaraan dan Pertahanan di Agency Partners di London, Sash Tusa, seperti dikutip dari South China Morning Post, Selasa (4/2).

Dia menambahkan, jika ada ketidakwajaran, itu memberi AirAsia pengaruh yang lebih besar untuk mempertimbangkan kembali atau mengubah pesanan tersebut. (South China Morning Post/Straits Times/OL-2)

BERITA TERKAIT