04 February 2020, 10:30 WIB

Waspada Virus Korona, TKA Tiongkok di Jateng Diperiksa Rutin


Akhmad Safuan | Nusantara

RIBUAN tenaga kerja asing (TKA) di Jawa Tengah diawasi ketat mengantisipasi serangan virus korona yang sedang mewabah di Tiongkok, pemeriksaan rutin dilakukan tiga hari sekali untuk memastikan kondisi kesehatan TKA aman dari Novel Coronavirus (NCoV) tersebut.

Pemantauan Media Indonesia, Selasa (4/2), beberapa petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara mendatangi dua perusahaan besar yang mempekerjakan TKA di daerah itu.

Satu per satu dari puluhan TKA terutama yang berasal dari Tiongkok, diperiksa petugas kesehatan untuk memastikan kesehatan mereka dan tidak terjangkit vurus korona yang sedang mewabah.

Pemeriksaan terutama dilakukan kepada pekerja yang baru datang setelah pulang ke negara mereka untuk nerayakan Imlek.

Baca juga: Polri Klaim Karantina WNI di Natuna Kondusif

"Kita serius mewaspadai dan mengantisipas serangan virus korona dengan pemeriksaan kesehatan secara rutin tiga hari sekali terhadap TKA asal Tiongkok," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara Mudrikatun.

Di Jepara, terdapat 76 TKA asal Tiongkok, lanjut Mudrikatun. Diketahui, 30 orang di antara mereka baru datang kembali dari negara mereka setelah merayakan Imlek. Karenanya, dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk memastikan tidak membawa virus korona.

Kepala Disnakertrans Jawa Tengah Sakina Rosellasari mengatakan dengan berkoordinasi dengan instansi terkait, dilakukan pemantuan dan peningkatan kewaspadaan tehadap TKA, terutama tenaga kerja asal Tiongkok yang mencapai 5.778 orang.

"Secara keseluruhan, TKA di Jawa Tengah mencapai 16.871 orang dan TKA asal Tiongkok jumlahnya terbanyak dibanding dari negara lain," ujar Sakina.

Berdasarkan data, jumlah TKA di Jawa Tengah yakni Tiongkok (5.778 orang), Jepang (2.258 orang), Korea Selatan (1.727), India (1.571), Malaysia (618), Amerika Serikat (596), Filipina (556), Inggris (326), Australia (301), Singapura (290) dan negara lain (2.850).

Mengantisipasi wabah virus korona, lanjut Sakina Rosellasari, maka bersama instansi terkait terutama Dinas Kesehatan melakukan prmeriksaan rutin terhadap TKA terutama dari Tiongkok.

"Sampai sejauh ini, belum ada yang terjangkit virus korona itu," pungkasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT