03 February 2020, 22:41 WIB

Belum Tuntas Sejak 2015, Polisi Lanjutkan Kasus Akseyna


Tri Subarkah | Megapolitan

KEPOLISIAN Republik Indonesia kembali membuka lembaran baru atas kasus meninggalnya mahasiswa Universitas Indonesia, Akseyna Ahad Dori. Sejak mayatnya ditemukan mengambang pada 26 Maret 2015, pembunuh Aksyena masih belum terkuak.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Asep Adisaputra mengatakan Polres Depok, Jawa Barat kembali melakukan olah TKP di Danau Kenanga, UI.

"TKP sudah diolah kembali oleh Kapolres (Depok) hari ini, Kombes Azis Andriansyah, penyidik masih lakukan upaya penyelidikan," kata Asep di Mabes Polri, Senin (3/2).

Asep menyebut sampai saat ini, pihak kepolisian sudah memeriksa 28 orang sebagai saksi dalam peristiwa yang menewaskan mahasiswa jurusan Biologi, Fakultas MIPA angkatan 2013 tersebut.

Saat ditemukan, Aksyena diketahui mengenakan baju hitam lengan panjang dan tas cokelat. Sementara itu, di dalam tasnya terdapat lima batu konblok. Kematian Aksyena pada mulanya diduga karena bunuh diri akibat depresi.

Kasus ini akan genap lima tahun pada 26 Maret 2020 mendatang. Jasad Akseyna ditemukan mengambang oleh mahasiswa yang tengah berjalan di depi danau Kenang Universitas Indonesia. (OL-4)

BERITA TERKAIT