03 February 2020, 20:44 WIB

Pemerintah Kaji Dampak Penyebaran Virus Korona


Hilda Julaika | Internasional

MENTERI Luar Negeri, Retno Marsudi, mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji dampak penyebaran virus korona. Tak dapat dipungkiri, isu virus yang berasal dari Tiongkok ini mengguncang ekonomi domestik, khususnya di sektor pariwisata.

"Kita sudah harus melakukan exercise sebagai dampak dari virus korona. Kemudian diikuti dengan sejumlah kebijakan. Tidak hanya kebijakan dari Indonesia, tetapi kebijakan serupa yang diambil di negara lain," ujar Retno usai mengikuti Rapat Koordinasi Dampak Virus Korona terhadap Perdagangan dan Pariwisata di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Senin (3/2).

Retno menyoroti dampak virus korona terhadap arus wisatawan. Dia mengamini yang terdampak pertama kali adalah pergerakan manusia, terutama di sektor pariwisata. Dalam hal ini, yang berasal dari Tiongkok maupun dari negara lain.

Baca juga: Hoaks Virus Korona Menyebar di Tanah Air

Pasalnya, mewabahnya virus korona di beberapa negara berdampak pula pada sisi psikologis masyarakat dari negara lain. Warga dari negara lain terpicu untuk mengurangi aktivitas pergerakan di luar negeri. Hal itu mengantisipasi potensi penyebaran virus korona.

"Nah, pariwisata tentunya tidak hanya dari Tiongkok. Kita juga menghitung dampaknya terhadap situasi psikologis dari negara lain. Karena adanya situasi ini, tiap orang sudah membatasi pergerakan. Sehingga, pasti juga ada dampaknya terhadap pariwisata," paparnya.

Retno menekankan pihaknya belum bisa langsung melakukan kajian. Sebab, hasil rapat harus dilaporkan terlebih dahulu kepada Presiden Joko Widodo, untuk kemudian melakukan kajian masalah dan kebijakan. Setelahnya, hasil kajian dapat disampaikan ke publik.(OL-11)

BERITA TERKAIT