03 February 2020, 12:16 WIB

PHE ONWJ Mulai Bayar Kompensasi Awal


Media Indonesia | Ekonomi

PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) mulai membayar kompensasi awal untuk warga terdampak yang datanya clean dan clear oleh pihak bank untuk dilakukan penerbitan buku tabungan dan transfer pembayaran kompensasi awal (kelompok A).

Saat ini, Tim Kelompok Kerja (Pokja) Kabupaten Karawang melakukan finalisasi perbaikan data warga terdampak yang belum terbayar kompensasi awalnya (kelompok B), termasuk di antaranya para nelayan rajungan Pasir Putih.

Vice President Relations Pertamina Hulu Energi Ifki Sukarya mengatakan, dari SK Bupati Karawang, ada 10.271 warga terdampak, dan ada 2.243 data warga yang harus diperbaiki. Pihak bank tidak bisa menerbitkan buku tabungan untuk kelompok B karena diperlukan perbaikan data identitas, seperti kesalahan penulisan nomor induk kependudukan (NIK), nama tidak sesuai kartu tanda penduduk (KTP), serta terdapat NIK ganda.

"Proses verifikasi ulang yang dilakukan Pokja Karawang ini dilakukan sesuai rekomendasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)," ujar Ifki.

Setelah diverifikasi, data ini disampaikan kepada PHE ONWJ dengan SK bupati baru. Selanjutnya pembayaran kompensasi awal untuk warga terdampak kelompok B akan segera dilakukan dengan melibatkan Himpunan Bank Milik Negara.

Ifki menambahkan, setelah pembayaran kompensasi awal selesai dilakukan, akan dilakukan pembayaran final. "Yang akan kami lakukan setelah pembayaran kompensasi awal ialah membayar kompensasi final dengan besaran memperhitungkan pembayaran kompensasi awal," tegas Ifki. (E-1)

PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) mulai membayar kompensasi awal untuk warga terdampak yang datanya clean dan clear oleh pihak bank untuk dilakukan penerbitan buku tabungan dan transfer pembayaran kompensasi awal (kelompok A).

Saat ini, Tim Kelompok Kerja (Pokja) Kabupaten Karawang melakukan finalisasi perbaikan data warga terdampak yang belum terbayar kompensasi awalnya (kelompok B), termasuk di antaranya para nelayan rajungan Pasir Putih.

Vice President Relations Pertamina Hulu Energi Ifki Sukarya mengatakan, dari SK Bupati Karawang, ada 10.271 warga terdampak, dan ada 2.243 data warga yang harus diperbaiki. Pihak bank tidak bisa menerbitkan buku tabungan untuk kelompok B karena diperlukan perbaikan data identitas, seperti kesalahan penulisan nomor induk kependudukan (NIK), nama tidak sesuai kartu tanda penduduk (KTP), serta terdapat NIK ganda.

"Proses verifikasi ulang yang dilakukan Pokja Karawang ini dilakukan sesuai rekomendasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)," ujar Ifki.

Setelah diverifikasi, data ini disampaikan kepada PHE ONWJ dengan SK bupati baru. Selanjutnya pembayaran kompensasi awal untuk warga terdampak kelompok B akan segera dilakukan dengan melibatkan Himpunan Bank Milik Negara.

Ifki menambahkan, setelah pembayaran kompensasi awal selesai dilakukan, akan dilakukan pembayaran final. "Yang akan kami lakukan setelah pembayaran kompensasi awal ialah membayar kompensasi final dengan besaran memperhitungkan pembayaran kompensasi awal," tegas Ifki. (E-1)

BERITA TERKAIT