03 February 2020, 10:10 WIB

Sudah Menang Tiga, Joaquin Diprediksi Makin dekat ke Piala Oscar


Melalusa Susthira K | Weekend

FILM Joker benar-benar menjadi pembuktian Joaquin Phoenix. Sampai hari ini, Joaquin telah mengumpulkan tiga penghargaan aktor terbaik lewat karakter yang terkenal sebagai musuh besar Batman itu.

Penghargaan teranyar ia koleksi Senin (3/2) pagi WIB atau Minggu (2/2) malam waktu London, Inggris di ajang British Academy of Film and Televisions Arts (BAFTA) Awards 2020. Joaquin menjadi Aktor Terbaik dengan mengalahkan nama-nama besar lainnya, yakni yakni Leonardo DiCaprio (Once Upon a Time In Hollywood), Adam Driver (Marriage Story), Taron Egerton (Rocketman), dan Jonathan Pryce (The Two Popes).

Sebelumnya, ia juga menjadi aktor terbaik di ajang Golden Globes 2020 dan Screen Actor's Guild (SAG) Awards 2020. Kemenangan di tiga ajang, membuat Joaquin semakin kuat diprediksi memenangkan kategori yang sama di Piala Oscar yang akan berlangsung Senin depan.

“Saya merasa sangat terhormat dan istimewa berada di sini malam ini, BAFTA selalu sangat mendukung karir saya dan saya menghargai sekali,” ujar aktor berusia 45 tahun itu saat naik ke panggung, sebagaimana dilansir Daily Mail.

Meski memuji BAFTA, Joaquin juga menggunakan pidatonya untuk melancarkan kritik atas gelaran ke-73 itu yang menurutnya mengabaikan keberagaman dalam industri perfilman. Dari empat nominasi kategori penghargaan terbaik untuk Akor Utama, Aktris Utama, Aktor Pendukung, dan Aktris Pendukung semua nominasinya merupakan orang ‘kulit putih’ - pun begitu halnya soal isu gender yang redup di BAFTA 2020.

“Tetapi saya harus mengatakan bahwa saya juga merasa berkonflik, karena begitu banyak rekan aktor saya yang layak (mendapatkan penghargaan) tidak memiliki hak istimewa yang sama,” tukas Joaquin yang sepanjang karirnya telah dinominasikan untuk empat piala Academy Awards (Oscar).

Saudara aktor River Phoenix ini kemudian menyebut bahwa ia akan berupaya lebih banyak guna memastikan film yang ia kerjakan akan inklusif dan multikultural, serta mendesak para tamu undangan selaku pelaku industri perfilman untuk melakukan hal serupa. 

“Saya pikir kita harus melakukan kerja keras untuk benar-benar memahami rasisme sistemik. Saya pikir itu adalah kewajiban orang-orang yang telah menciptakan dan melanggengkan, serta mendapat manfaat dari sistem penindasan, untuk menjadi orang-orang yang membongkarnya. Jadi (tanggung jawab) itu ada pada kita. Terima kasih,” pungkasnya. 

Berhasil masuk dalam 11 nominasi BAFTA 2020, film Joker yang dibintangi Phoenix hanya mampu membawa pulang tiga piala. Selain memenangkan kategori Aktor Utama Terbaik, film bergenre thriller psikologis itu juga memenangkan kategori terbaik untuk Casting dan Original Score. (M-1)

BERITA TERKAIT