03 February 2020, 09:18 WIB

Wapres : Gus Sholah Banyak Mengabdikan Diri dalam Kenegaraan


Indriyani Astuti | Humaniora

WAKIL Presiden Ma'ruf Amin melayat ke rumah duka almarhum KH   Salahuddin Wahid atau biasa dipanggil Gus Sholah di Jalan Bangka Raya Nomor 2C, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (3/2) pagi. Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, itu berpulang dalam usia 77 tahun setelah menjalani operasi dan perawatan di RS Jantung Harapan Kita, pada Minggu (1/2) pukul 21.00 WIB di Jakarta.

Wapres sebagai lulusan Pondok Pesantren Tebuireng mengatakan sosok almarhum merupakan orang baik dalam mengawal kehidupan keagamaan, kerukunan dan kemajuan pendidikan serta sumber daya manusia.

"Saya kenal baik saya sangat dekat, beliau cucu KH Wahid Hasyim Asy'ari orang yang banyak mengabdikan diri dalam masalaah kenegaraan, dan juga masalah keagamaan," ucap Wapres kepada media di rumah duka.

Wapres juga menyampaikan di bawah pimpinan Gus Sholah, Pesantren Tebuireng  menjadi maju pesat dan banyak perubahan. Hal itu terlihat selain bertambahnya jumlah santri, di ponpes juga dibangun pesantren science. Dalam persaudaraan sesama umat Islam, Wapres menuturkan Gus Sholah sangat intens membangun ukuwah Islam (persaudaraan) khususnya dengan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

"Beliau juga melanjutkan apa yang dilakukan Gus Dur(Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid) dalam hal demokrasi," ucap Wapres.

baca juga: Tokoh Pemersatu Bangsa itu Berpulang

Sebagai lulusan Pondok Pesantren Tebuireng, Wapres mengaku banyak memiliki kenangan dengan Gus Sholah. Ia secara pribadi sering saling berdiskusi dan berbicara, menyampaian pandangan mengenai selain kerukunan umat dan  membangun demokrasi ekonomi keumatan dalam peemberdayaan umat Islam. Pertemuan terakhir dengan Gus Sholah, ujar Wapres, ketika adik kandung Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid itu dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

"Sudah agak lama, pas di RSCM saya sempat menengok," ucapnya.

 

BERITA TERKAIT