03 February 2020, 08:17 WIB

Kasus Penganiayaan Nikita Mirzani Segera Disidangkan


Antara | Megapolitan

KEJAKSAAN Negeri Jakarta Selatan segera melimpahkan perkara penganiayaan yang diduga dilakukan artis Nikita Mirzani kepada mantan suaminya ke Pengadilan Negeri, untuk disidangkan.

"Perkara langsung dilimpahkan ke Pengadilan Negeri untuk dilakukan penuntutan (disidang)," kata Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Andhi Ardhani, Senin (3/2).

Pihaknya masih menunggu penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menyerahkan tersangka Nikita Mirzani beserta alat bukti ke Kejaksaan yang dijadwalkan Senin ini (3/2). Setelah tersangka Nikita Mirzani dan alat bukti dilimpahkan, lanjut Andhi, sesegera mungkin Jaksa Penuntut Umum (JPU) melimpahkan perkara ke pengadilan.

"Sesegera mungkin, setelah penyerahan tersangka. Insha Allah Senin ini penyerahan tersangka bisa pagi atau siang, yang jelas enggak sore kayaknya," kata Andhi.

Saat dikonfirmasi apakah ada kemungkinan Nikita kembali menjalani penahanan di Kejaksaan, Andhi mengatakan kemungkinan tersebut bisa saja terjadi.

"Bisa jadi begitu, bisa jadi enggak," kata Andhi.

Pihaknya sesegera mungkin bekerja setelah tersangka beserta alat bukti diserahkan dan perkara langsung ditahapduakan. Banyak perkara yang ditangani Kejaksaan setelah tersangka diserahkan dalam hitungan satu hari langsung dilakukan penuntutan (disidang).

"Secepatnya, seluruh perkara yang menyangkut perhatian masyarakat ataupun biasa, secepatnya. Pernah sehari, sering begitu tahap dua hari ini besoknya dilimpahkan ke pengadilan, itu sering," kata Andhi.

Kasus dugaan penganiayaan tersebut dilaporkan oleh Dipo Latief pada 5 Juli 2018 dengan nomor perkara LP/1189/VII/2018/PMJ/RJS/dengan Pasal 351/KUHP Jo 335 KUHP. Berkas perkara telah dinyatakan lengkap masuk tahap satu atau P21 pada Desember 2019.

baca juga: Puluhan Lobang Galian Emas Liar Ditutup

Namun proses hukum berjalan tersendat. Nikita dua kali dipanggil penyidik Polrestro Jaksel. Pemanggilan pertama 2 Januari 2020, Nikita tidak hadir dengan alasan persiapan umrah. Panggilan kedua kembali dilayangkan pada 7 Januari 2020, Nikita tidak juga hadir dengan alasan sakit. Akhirnya polisi menjemput paksa Nikita Mirzani pada Jumat dini hari (31/1). (OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT