02 February 2020, 21:15 WIB

Indonesia lebih Siap Hadapi Virus Korona


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

KEMENTERIAN Pertanian dan Urusan Pedesaan Tiongkok melaporkan wabah flu burung H5N1 yang terjadi di sebuah peternakan di Kota Shaoyang, Provinsi Hunan. Dari kejadian tersebut, sekitar 4.500 ekor ayam mati.

Saat menanggapi kabar tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto mengatakan, kasus itu memang selalu terjadi di musim tertentu/musiman.

"Kalau yang mati ayam saja nggak apa-apa, kan itu musiman," kata Achmad kepada Media Indonesia, Minggu (2/2).

Achmad pun menuturkan, pelayanan kesehatan di Indonesia lebih siap menangani segala jenis virus korona ketimbang Singapura. Sebab Indonesia sudah sering menghadapi virus Middle East respiratory syndrome (MERS) yang masih satu keluarga dengan novel coronavirus (2019-nCoV) yang saat ini tengah mewabah di Wuhan, Tiongkok.

"Kita itu setiap hari menghadapi permasalahan corona yang yang berasal dari unta, yang disebut dengan MERS atau flu unta. Kenapa kita anggap masalah, karena setiap tahun sepanjang hari itu ada 1,4 juta umat muslim yang berangkat ke Saudi untuk umroh dan haji. Itulah kenapa kita lebih siap dari Singapura," tegasnya. (Aiw/A-1)

 

BERITA TERKAIT