02 February 2020, 18:02 WIB

Pemerintah Observasi WNI Selama 2 Minggu di Natuna


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

PEMERINTAH akan melakukan observasi 238 WNI yang baru saja tiba dari Tiongkok, Minggu (2/2). Para WNI yang sebagian besar merupakan mahasiswa itu diobservasi di RSA Natuna, Hanggar Lanud Raden Sadjad Natuna, Kepulauan Riau selama 14 hari.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto menjelaskan, hal ini dilakukan pemerintah guna mencegah masuknya virus corona yang tengah merebak di Tiongkok.

"Mereka diobservasi selama 14 hari untuk memastikan bahwa dalam satu siklus inkubasi tidak ada yang sakit," kata Achmad Yurianto saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (2/2).

 

Baca juga: Tiga WNI tidak Pulang karena tak Lolos Screening

 

Achmad menuturkan, nantinya jika tidak ada yang sakit dalam kurun waktu 14 hari, maka para WNI tersebut akan segera dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

Terkait tiga orang WNI yang gagal terbang ke Indonesia, Achmad menjelaskan bahwa ketiganya memang sedang dalam kondisi sakit, sehingga tidak diizinkan pulang.

"Dua batuk, satu demam. Ini harus diperiksa oleh dokternya, pokoknya pada saat mau naik pesawat dalam keadaan sakit nggak boleh berangkat. Ini jadi PR KBRI untuk memantau mereka terus," terangnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT