02 February 2020, 17:00 WIB

Utang Jiwasraya Membengkak Hingga Rp16 Triliun


M. Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum

DEWAN Perwakilan Rakyat (DPR) membeberkan bahwa utang yang dimiliki oleh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) membengkak hingga Rp16 triliun. Hal itu dikarenakan sudah jatuh tempo bulan November dan Desember tahun lalu.

"Awal Desember 2019 kewajiban yang disiapkan untuk memenuhi terhadap nasabah yang jatuh tempo itu sekitar Rp14 triliun kurang lebih. Kemarin di rapat panja (panitia kerja) saya tanya sekarang berapa, sudah Rp16 triliun," kata Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, dalam diskusi Medcom.id di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (2/2).

Baca juga: BNN RI Tolak Usulan Ekspor Ganja

Bahkan, kata dia, hutang yang dialami perusahaan pemerintah itu akan terus bertambah karena adanya pembayaran jatuh tempo yang harus dibayarkan Jiwasraya guna pemenuhan biaya operasional. Mengingat Jiwasraya memiliki 17 ribu nasabah.

"Artinya kewajiban untuk memenuhi terhadap para nasabah, untuk memenuhi terhadap operasional asuransi, ini setiap hari bertambah terus," ujar Herman.

Herman berharap ke depannya, solusi yang ditelurkan mesti berkelanjutan dalam memenuhi hak nasabah, juga memenuhi rasa keadilan

"Jangan sampai yang satu dibayar yang lain tidak. Kemudian baru dibayar setahun dua tahun sudah berhenti. Oleh karenanya, rumuskan dulu sebaik mungkin, tentu ini bisa menjamin kesinambungan pembayaran secara tuntas," ungkap Herman. (OL-6)

BERITA TERKAIT