01 February 2020, 20:30 WIB

Priska Bawa Nama Indonesia Berkibar di Australia Terbuka 2020


Akmal Fauzi | Olahraga

PETENIS muda Indonesia Priska Madelyn Nugroho mencatatkan sejarah manis di awal tahun 2020. Bersama pasangannya, Alexandra Eala dari Filipina, ia menjuarai ganda putri Grand Slam Australia Terbuka Junior.

Mereka mengalahkan pasangan Ziva Falkner/Matilda Mutravdzic 6-1, 6-2 dalam laga final, Jumat (31/1). Kemenangan itu menjadi langkah awal Priska untuk berprestasi di level internasional.

Keberhasilan Priska itu mengulangi prestasi yang diukir petenis Indonesia lainnya, Angelique Widjaja pada ajang yang sama 18 tahun silam.

Lima tahun lalu, petenis Indonesia lainnya, Tami Grande juga merasakan juara di ajang grand slam junior, yakni, grand slam Wimbledon saa berpasangan dengan petenis Tiongkok Ye Qiuyu.

Bagi Priska, berpasangan dengan Eala sama sekali bukan hal baru. Bahkan bersama petenis 14 tahun itu, ia telah memenangi sejumlah gelar pada 2017.

Baca juga : Sofia Kenin Raih Gelar Pertama Grand Slam

Gelar pertama yang mereka raih sebagai pasangan adalah juara Divisi 1 ITF Asia 14 & Under Development Championships, pada Februari 2017 di New Delhi, India.

"Belum pernah merasakan emosi seperti ini. Satu hal yang saya pelajari adalah tidak pernah menyerah, tidak peduli keajaiban itu nyata ? Apa berkah ?," tulis Priska di akun instagram miliknya.

Selanjutnya kedua petenis Asia Tenggara itu berpasangan untuk tampil di turnamen-turnamen Young Stars di Eropa, yang berlangsung pada pekan kedua Juli sampai awal Agustus 2017.

Priska/Eala meraih gelar pertamanya pada tur itu di turnamen Open des Jeune, Paris, Prancis. Di final mereka mengalahkan duet Italia Eleonora Alvisi dan Asia Serafini 6-2, 6-4.

Priska, peringkat ke-27 ITF yunior, pun berterima kasih untuk rekannya Eala.

Baca juga : Thiem Optimistis Pecah Telor Gelar Grand Slam

"Aku cinta kamu sobat, #Babyasian, tidak sabar untuk segera bermain ganda lagi bersama anda," tulis Priska.

Priska mulai bermain tenis pada usia tujuh tahun karena mengikuti kegiatan kakaknya, Patrick Agustinus Nugroho. Penggemar Roger Federer itu memulai level Grand Slam yunior pada 2019.

Saat itu dia hanya lolos hingga babak ketiga Australia Terbuka dan babak kedua Prancis Terbuka.

Prestasi Priska di awal tahun ini jelas memberi angin segar kepada dunia tenis Indonesia. Tidak kurang, ketua umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PP Pelti) Rildo Anwar turut memberi pujian.

"Selamat Priska Madelyn Nugroho. Kami bangga petenis Indonesia kembali bisa meraih gelar juara ganda di Grand Slam Australia Terbuka. Semoga prestasi Priska menjadi inspirasi bagi petenis Indonesia lainnya," kata Rildo dalam keterangan resmi. (OL-7)

BERITA TERKAIT