01 February 2020, 18:43 WIB

Kemenkominfo Sebarkan Informasi Valid soal Virus Korona


Rifaldi Putra irianto | Humaniora

BANYAKNYA arus informasi terkait penyebaran virus korona baru (2019-nCOV)) disikapi pemerintah dengan menyebarkan informasi yang valid soal virus yang berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Upaya bersama lintas kementerian menyebarkan informasi valid itu, kata Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G Plate, agar publik mendapatkan informasi yang benar dan mengetahui langkah pemerintah dan dunia kesehatan dalam mengatasi virus tersebut.

"Fokusnya adalah pencegahan penyebaran virus bagi masyarakat dan tenaga medis, serta langkah pemerintah," katanya, dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu, (1/2).

Di sisi lain, kemenkominfo juga terus melakukan upaya pencegahan penyebaran hoaks yang berkaitan dengan virus korona.

Baca juga : KNPI Natuna Minta WNI dari Wuhan Diobservasi di KRI atau Jakarta

"Kita waspadai penyebaran hoaks, alat drone kami menemukan banyak sekali isu hoaks beredar. Ini penting agar masalah virus ini tidak menjadi isu politik dan menimbulkan sentimen pada komunitas tertentu," ujarnya.

Johnny mengungkapkan, Kemenkominfo menemukan adanya 36 kabar bohong yang beredar di masyarakat terkait virus korona.

"Ada 36 hoaks korona. Total akumulasi sampai sekarang," ungkapnya.

Ia menegaskan, saat ini pihaknya terus berusaha menyaring konten berita bohong, dan memberikan informasi yang mengedukasi kepada masyarakat.

"Kita monitor. Kita menjelaskan mana hoaks, mana informasi yang benar," tukasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT