01 February 2020, 12:25 WIB

Jerman Konfirmasi Korban Ketujuh Virus Korona


Antara | Internasional

JERMAN, Jumat (31/1), membenarkan kasus ketujuh virus korona dengan mengidentifikasi seorang pekerja di sebuah perusahaan di Bavaria, tempat lima pekerja lainnya terlebih dahulu terbukti positif terinfeksi virus korona.

Pada Jumat (31/1), otoritas mengidentifikasi korban keenam yakni seorang anak dari pekerja di perusahaan yang sama, pemasok suku cadang mobil Webasto.

"Jadi, hingga saat ini, terdapat total tujuh kasus virus korona di Bavaria," bunyi pernyataan Kementerian Kesehatan Bavaria.

Penjelasan lebih lanjut akan diumumkan pada Sabtu (1/2), tambahnya.

Baca juga: Virus Korona Sebabkan Pariwisata Tiongkok Rugi Hampir Rp2 Triliun

Berasal dari Kota Wuhan di Tiongkok, virus semacam flu yang pertama kali teridentifikasi awal Januari telah mengakibatkan 213 kematian di Tiongkok.

Lebih dari 9.800 orang terinfeksi di Tiongkok dan lebih dari 130 kasus dilaporkan di sedikitnya 25 negara dan wilayah.

Webasto menyebutkan bahwa dua pekerja lainnya terbukti positif virus korona.

Webasto mulai mengungkap penyakit dari pekerja lainnya pekan ini dalam kasus pertama penularan ke sesama manusia di luar Tiongkok.

Salah satu pekerja yang baru saja didiagnosis merupakan warga Jerman dan berada di Jerman, sementara yang lainnya merupakan warga asal Tiongkok dan berada di Shanghai. Keduanya kini dirawat di rumah sakit, kata Webasto.

Tujuh korban, yang terdiri atas lima warga Jerman dan dua warga Tiongkok, terlibat dalam berbagai pertemuan di kantor pusat Webasto di Stockdorf, Bavaria.

Kementerian Bavaria lantas melaporkan jumlah kasus di Jerman bertambah menjadi tujuh - termasuk seorang anak.

"Pemeriksaan secara bergilir berlangsung pada Rabu, Kamis, hingga Jumat," kata kementerian. "Dari 128 yang ada pada saat ini, 127 terbukti negatif"

Pada Senin (27/1), perusahaan pertama kali mengumumkan bahwa pekerja Tiongkok dari Shanghai terbukti positif virus korona setelah kembali ke Tiongkok usai melakukan kunjungan ke kantor pusat. Penyakit lainnya di Jerman diungkap selama pekan ini.

Kantor pusat Webasto masih ditutup hingga Senin (3/2).

Webasto, yang memiliki 11 lokasi di Tiongkok, termasuk di Wuhan melarang perjalanan dinas dengan rute Tiongkok. (OL-1)

BERITA TERKAIT