01 February 2020, 12:03 WIB

Hadapi City Jadi Ajang Pembuktian Steven Bergwijn


Akmal Fauzi | Sepak Bola

PEMAIN anyar Tottenham Hotspur, Steven Bergwijn diprediksi akan melakukan debutnya melawan Manchester City pada Minggu (2/2) di Tottenham Stadium.

Pemain sayap asal Belanda itu siap menjadi amunisi baru di lini serang Tottenham yang kehilangan kapten mereka, Harry Kane yang menderita cedera.

Bergwijn resmi bergabung ke Tottenham dari PSV Eindhoven Rabu (29/1) lalu. Pemain berusia 22 tahun itu dikontrak hingga 2025 dengan nilai transfer 30 juta Euro.

“Ini bukan drama karena dia bermain dengan PSV, jadi dia memiliki kebugaran yang bagus, itu hanya masalah belajar bagaimana bermain dengan kami. Akan tetapi, saya tidak berpikir itu akan menjadi masalah baginya untuk bermain beberapa menit,” kata Mourinho dikutip dari situs resmi Tottenham.

Baca juga : Krisis Penyerang, Manchester United Datangkan Ighalo

Bergwijn yang membuat enam gol dan 13 assist untuk PSV pada paruh pertama musim ini adalah pemain yang bisa membongkar pertahanan the citizen yang baru kebobolan 27 gol dari 24 pertandingan.

"Saya ingin memberinya lebih banyak waktu," kata Mourinho.

Sementara itu, pelatih City, Pep Guardiola mengatakan timnya kemungkinan tidak menurunkan skuad terbaiknya. Pasalnya, Aymeric Laporte diragukan bermain karena cedera lutut usai berlaga melawan Sheffield Untied.

Meski Pep menyebut Laporte yang sempat absen dua pertandingan terkahir itu dalam kondisi baik, namun Pep tidak bisa memastikan akan menurunkan Laporte melawan City.

"Aymeric (Laporte) baik-baik saja, dia kelelahan tetapi tidak terluka tetapi saya tidak akan mengambil risiko. Mungkin dia bisa bermain melawan Tottenham, tapi kami belum tahu dan jika tidak bisa, dia akan baik-baik saja untuk (pertandingan kontra) West Ham United,” ujar Guardiola dilansir situs resmi Manchester City.

Kedua tim mengemban misi berbeda dalam pertandingan itu. The Lilywhites. julukan Tottenham, yang mengisi posisi 6 klasemen sementara dengan poin 34 memasuki laga berhasrat menempel Chelsea di peringkat empat atau zona Liga Champions dengan selisih 6 poin.

Sementara itu, City yang berada di posisi kedua dengan nilai 51 juga butuh kemenangan untuk menjaga jarak dari Liverpool di puncak klasemen dan tidak disalip Leicester City di posisi ketiga.

Jika melihat rekor pertemuan kedua tim, Manchester City berada di atas angin. Sebab dari enam pertemuan kedua tim terakhir, Manchester City memenangi empat pertandingan.

The Citizens hanya sekali kalah, itu pun hanya dengan skor 0-1. Satu sisa laga lainnya berakhir imbang. (AFP/Mal/OL-09)

BERITA TERKAIT