01 February 2020, 06:30 WIB

Menteri Perdagangan Lepas Ekspor Rumput Laut Kering


Heri Susetyo | Ekonomi

SEUSAI melepas ekspor produk olahan beku, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto melepas ekspor rumput laut kering di Jalan Jabon Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (31/1).

Acara peresmian pelepasan ekspor perdana 2020 PT Asia Sejahtera Mina Tbk tersebut dilakukan di Gudang Sistem Resi Gudang (SRG).

Ikut mendampingi Mendag adalah Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak.

Pada Januari ini, PT ASM Tbk, sebagai salah satu eksportir rumput laut terbesar di Indonesia mendapatkan kontrak pengadaan rumput laut senilai US$645.750.

Baca juga: 100 Hari Kerja, Ekspor Pertanian Capai Lebih Rp100 Triliun

Sebagian rumput laut itu diekspor dari gudang resi di Sidoarjo. Gudang resi di Sidoarjo ini dikelola oleh PT Wahana Pronatural Tbk yang bertempat di Sidoarjo.

Dirut PT ASM Tbk Alex Indra Widya Dharma mengatakan perseroan berencana memperbesar ekspor dan mengembangkan niche market melalui pengembangan budidaya khusus serta varietas khusus.

Dalam pengadaan suplainya, PT ASM Tbk dan beberapa koperasi binaan memanfaatkan resi gudang untuk memperlancar pembelian bahan baku rumput laut, meningkatkan kinerja serta untuk melindungi nilai.

PT ASM Tbk mempercayakan penerbitan resi gudang kepada PT Wahana Pronatural Tbk yang akan mengembangkan jasa logistik dengan teknologi dan didukung oleh financial services.

"Pada 2019 lalu, ekspor kami nilainya mencapai US$25.773.368," kata Alex.

Menurut Alex, kegiatan usaha perusahannya memang adalah ekspor rumput laut kering. Produknya bervariasi seperti Dried Eucheuma Cottonii Seaweed, Dried Eucheuma Spinosum Seaweed, dan Gracilaria sp. (OL-1)

BERITA TERKAIT