01 February 2020, 05:00 WIB

Alex Asmasoebrata: Utamakan Keselamatan Berkendara


Galih Agus Saputra | Weekend

MEMILIKI segudang pengalaman di dunia balap profesional membuat Alexandra Asmasoebrata, 31, tahu betul bagaimana tata cara berkendara yang aman di jalan raya. Bahkan, ia juga tahu persis bagaimana posisi maupun busana yang patut dikenakan saat berkendara.

Belum lama ini, perempuan Indonesia yang pertama kali terjun di ajang balap Formula itu berbagi cerita dalam acara bincang-bincang Keselamatan Berkendara di Jalan Raya di acara Festival Kopi HUT ke-50 Media Indonesia di Kedoya, Jakarta.

Dalam sesi tersebut, Andra--demikian ia biasa disapa--menjelaskan pada dasarnya prinsip berkendara dalam dunia balap dan dunia sehari-hari sebenarnya sama saja. Hanya, jika di sirkuit ia memacu kendaraan agar segera sampai garis akhir (finis), sementara di kehidupan sehari-hari ia berkendara untuk mencapai suatu tujuan, misalnya, kantor, pusat perbelanjaan, rumah, dan lain sebagainya.

“Tapi satu hal yang menjadi penting dari keduanya ialah keselamatan berkendara,” ujarnya, Kamis (30/1).

Lebih lanjut, Andra menjelaskan bahwa para pengendara di jalan raya juga tidak perlu meniru apa yang dilakukan pembalap ketika memacu kendaraannya di sirkuit sebab tujuan berkendara antara pembalap dan pengendara pada umumnya sangatlah berbeda, yang mana satunya untuk kompetisi, sedangkan lainnya ialah untuk produktivitas sehari-hari.

Pentingnya sepatu

Selain itu, yang tidak kalah penting untuk diperhatikan pengendara di jalan raya ialah posisi duduk dan busananya sebab interior mobil balap memang sudah didesain untuk mendukung kecepatan dan sangat berbeda dengan mobil harian.

“Soal busana, biasanya para perempuan juga mengendarai pakai hak tinggi. Ini sebenarnya sangat berbahaya karena kaki kita tidak peka atau tidak dapat merasakan dengan baik saat menginjak pedal kopling atau gas,” ungkap perempuan kelahiran Jakarta, 23 Mei 1988, itu.

Andra yang mengawali debutnya di ajang balap gokart 60 cc itu menjelaskan, sepatu hak tinggi juga tidak pas jika dipakai untuk mengemudi kendaraan roda dua. Itu karena sepatu jenis tersebut akan mengganggu keseimbangan si pengendara dan sangat berbeda fungsinya dengan sepatu beralas datar pada umumnya.

Selain itu, Andra juga sangat tidak menyarankan orang-orang memakai sandal saat berkendara. Itu karena, menurutnya, sepatu lebih aman melindungi kaki si pengendara, jika seandainya terjadi benturan atau gesekan. “Di situlah pentingnya sepatu atau jaket, jadi jangan dikira kalau pengendara pakai semua itu hanya untuk gaya atau keren-kerenan. Safety yang utama,” tegasnya.

Sebelum mengakhiri sesi bicaranya, Andra juga me­ngeluhkan para perempuan yang kerap berken­dara sambil merias wajah, me­rokok, atau mengoperasikan telepon genggam. Bagi Andra, kegiatan demikian sangat mengganggu konsentrasi dan mengancam keselamatan pengendara lainnya.

Alexandra Asmasoebrata merupakan putri ketiga dari pasangan pembalap Alex Asmasoebrata dan Sofia Muri Mardiana. Prestasinya di dunia balap telah diraihnya sejak ia berusia belia, mulai juara 1 National Kart Championship (2002), peringkat 13c World Championship Junior Rotax Max (2005), hingga juara 1 China Formula Campus Asian Division (2005). (H-2)

BERITA TERKAIT