01 February 2020, 04:00 WIB

Greta Thunberg, Patenkan Namanya karena Sering Dicatut


Ant/H-2 | Weekend

AKTIVIS lingkungan remaja asal Swedia, Greta Thunberg, 17, mengaku nama dan aksi Friday for Future yang diinisiasinya sering dicatut oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, ia pun mendaftarkan nama dan gerakan Friday for Future sebagai merek dagang.

Dengan bergitu, ia bisa mengambil langkah hukum terhadap individu atau perusahaan yang ingin menggunakan namanya atau gerakan tersebut untuk nilai yang tak sejalan.

“Saya yakinkan kalian, saya dan para siswa lain yang mogok sekolah sama sekali tak minat atas merek dagang. Tapi, sayangnya ini harus dilakukan,” katanya lewat akun Instagram, Rabu (29/1), seperti dilansir Reuters.

Friday for Future atau Skolstrejk for Klimatet merupakan aksi bolos sekolah setiap Jumat demi perbaikan iklim yang dilakukan Thunberg sejak 2018 hingga kini. Pada Global Economic Forum di Davos, Swiss, Januari 2020, Thunberg menjadi pusat perhatian.

Remaja yang menjadi person of the year 2019 versi majalah Times itu bersama rekan-rekan aktivis muda di gerakan tersebut ingin para politikus mendengarkan ilmuwan iklim dan mengambil tindakan untuk mencegah pemanas­an global. (Ant/H-2)

BERITA TERKAIT