31 January 2020, 13:34 WIB

Penderita DBD di Sikka Terus Bertambah


Palce Amalo | Nusantara

SAMPAI hari ini, Jumat (31/1), jumlah warga yang terpapar Demam Berdarah Dengue (DBD) mencapai 295 orang, atau bertambah 29 orang dibandingkan penderita DBD pada 29 Januari sebanyak 266 orang. Sedangkan korban meninggal akibat DBD sebanyak dua orang. Di antara para penderita terdapat seorang dokter.

"Dokter sudah sembuh. Mudah-mudahan ke depannya terus membaik,"  kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sikka, Petrus Herlemus, Jumat (31/1).

Dia mengatakan kasus DBD tertinggi terdapat di enam kecamatan yakni Magepanda 83 orang, Alok Barat 37 orang, Alok 31 orang, Nita 28 orang, Alok Timur 25 orang, dan Talibura 22 orang. Peningkatan kasus DBD diduga akibat banyaknya tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus dengue penyebab penyakit DBD.

baca juga: Potensi Angin Kencang di Purbalingga Harus Diwaspadai

Dia menambahkan seluruh fasilitas kesehatan di Sikka siaga selama 24 jam untuk memberikan pertolongan kepada penderita DBD. Pemerintah daerah setempat telah membagi zona rujukan pasien DBD dari puskemas yakni wilayah selatan ditangani Rumah Sakit Lela dan wilayah timur ditangani Rumah Sakit Kewapante. Pembagian zona agar penanganan pasien DBD dilakukan secara cepat. (OL-3)

BERITA TERKAIT