31 January 2020, 10:35 WIB

Mustofa Rahman sampai Stroke Menanti Keadilan


Kisar Rajagukguk | Megapolitan

PERJUANGAN panjang Mustofa Rahman untuk haknya atas ganti rugi tanah belum tuntas. Meski keputusan pengadilan berpihak kepadanya. Dia belum menerima uang ganti rugi tersebut dari PT Jasa Marga sejak keputusan berkekuatan hukum tetap (Inchracht) pada 2012.

"Pak Mustofa saat ini stroke karena memikirkan masalah yang tidak kunjung selesai. Kami harap Jasa Marga segera melaksanakan keputusan pengadilan, apalagi lahannya sudah dimanfaatkan dan memberi pemasukan," ujar Ardi Yanto Hafiz Direktur Eksekutif Indonesia Anti Coruption Society (IACS) yang mendampingi Mustofa Rahman, kepada  wartawan, Jumat (31/1)

Menurut Ardi, keputusan pengadilan negeri hingga kasasi di Mahkamah Agung, Mustofa Rahman menang dan berhak mendapat ganti rugi atas tanahnya seluas 6.670 meter persegi di Jl. Ceger, RT003/02, Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur yang dijadikan jalan tol (JOR)

"Kami telusuri mengapa tidak dilaksanakannya eksekusi (bayar ganti rugi), ternyata karena salah bayar oleh pihak Jasa Marga ke pihak ke tiga. Itu yang kami herankan mengapa terjadi," ungkap Ardi.

Kejadian salah bayar ini, bagi Ardi, menunjukkan adanya konspirasi untuk melakukan korupsi berjamaah pada masa lalu. Sayangnya terkesan pejabat saat ini berusaha melindungi pejabat terdahulu untuk membersihkan nama baik Jasa Marga.

"Indonesia adalah negara hukum dan Presiden Jokowi berkali menegaskan hukum adalah panglima. Kami harap Jasa Marga mematuhi hukum sebagaimana ditegaskan bapak presiden," harap Ardi.

Kini Mustofa Rahman hanya bisa terbaring di tempat tidur karena stroke, ditemani Siti Aisyah istrinya, di rumah petaknya di Jl. Pedati Utara I N.1 RT005/005, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

"Kami berharap pejabat terkait melaksanakan keputusan hukum yang sudah Inchracht ini. Negara kita berdasar Pancasila, sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, jika tidak saat ini, balasan pasti datang dari Tuhan," kata Ardi mengingatkan. (OL-13)

 

BERITA TERKAIT