31 January 2020, 10:26 WIB

Kekurangan Air Jadi Kendala Petani di Brebes


Supardji Rasban | Nusantara

KEKURANGAN air dan kerusakan jaringan irigasi menjadi kendala yang dialamipetani di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Ketika musim kemarau kekurangan air sedangkan ketika musim hujan, air berlebih bahkan banjir. Tidak hanya itu. Masalah sarana dan prasarana pertanian yang masih minim serta semakin sulitnya mencari Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian juga menjadi problem.

Hal itu mengemuka saat rapat koordinasi (rakor) dalam rangka pengembangan kawasan pertanian terpadu di Aula Balai Desa Dukuhturi Kecamatan Ketanggungan yang juga dihadiri Bupati Brebes Idza Priyanti, Kamis (30/1). Idza menyebut masukan dari petani soal problem yang dihadapi juga sekaligus mencari solusi untuk lebih meningkatkan hasil komoditas pertanian. Mulai dari padi, bawang merah, cabai dan juga palawija.
     
"Di samping juga dalam upaya penyusunan proposal yang akan disampaikan kepada Kementrian Pertanian terkait akan digelontorkannya dana hibah untuk pengembangan pertanian terpadu sebesar Rp150 miliar," terangnya.

baca juga: Seorang Pencari Kayu Tewas Diterkam Harimau

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Brebes, Yuli Hendrawati berjanji semua usulan yang disampaikan secara langsung maupun tertulis, semua permasalahan dan kebutuhan petani akan dihimpun dan dipelajari.

"Kemudian akan dilakukan peninjauan lokasi agar dapat dibuatkan proposal untuk disampaikan ke Kementrian Pertanian, sehingga bisa segera direalisasikan," jelas Yulia. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT