30 January 2020, 17:00 WIB

Desainer Elemwe Gelar Batik Draping Competition 


mediaindonesia.com | Humaniora

BATIK Draping Competition merupakan salah satu kompetisi fesyen yang dirancang oleh Elemwe sebagai upaya untuk terus meningkatkan eksistensi budaya Betawi khususnya batik Betawi khas DKI Jakarta 

Acara yang digelar di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (30/1), tersebut diikuiti lebih dari 50 peserta dari berbagai sekolah menengah atas  (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), tingkat perguruan tinggi, hingga kelompok pengrajin batik dan fesyen (tata busana) di Jakarta.  

Acara terlaksana berkat kerja sama antara Asia Beauty Carnivals dan Elemwe. Event ini diharapkan dapat terus mempromosikan kesenian budaya Betawi sebagai salah satu produk fesyen yang memiliki nilai estetika dan nilai jual yang baik bagi masyarakat lokal maupun skala Internasional.

"Kami ingin membuat sebuah acara yang memiliki nilai edukasi sekaligus mengajak kaum millenials untuk turut serta dalam kegiatan Batik Draping Competition ini, acara ini kami kemas secara simple, modern dan tetap memiliki nilai seni budaya agar bisa membangkitkan minat kaum millenials untuk dapat bergabung dan meramaikan acara ini," ujar desainer Elemwe, Lily Mariasari W

Batik Draping Competition diharapkan turut meningkatkan sense of proud atau rasa bangga dalam diri generasi millenial untuk dapat juga mencintai kain batik khas budaya Indonesia khususnya batik Betawi DKI Jakarta.

Kompetisi yang diperuntukan kalangan remaja hingga dewasa tersebut memiliki kriteria penilaian yang cukup ketat.

Kriteria itu meliputi kesiapan secara personal maupun tim, keindahan, kerapihan & keserasian, konsep draping modern sesuai yang tema "Millenials".

Tidak hanya itu, tingkat fleksibilitas penggunaan teknik draping kain, kemampuan berkreasi pada sehelai kain batik, serta seberapa menariknya konsep yang ditampilkan pada saat mempresentasikan hasil akhir oleh  para model.

"Semoga kain batik khas Indonesia khususnya batik Betawi khas DKI Jakarta bisa lebih dikenal baik skala nasional maupun internasional, sehingga para pengrajin batik di Jakarta bisa berkembang usaha dan bisa lbh baik lagi ekonomi kehidupan nya," harap Lily. 

Elemwe terus mengedukasi generasi muda terkait keberadaan batik betawi dengan rutin membuat workshop yang melibatkan bahan kain batik sebagai media. (OL-09)

BERITA TERKAIT