31 January 2020, 05:15 WIB

Juergen Klopp Abaikan Rekor


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

LIVERPOOL mempertegas dominasi di Liga Primer Inggris setelah mengalahkan tuan rumah West Ham dengan skor 2-0, kemarin dini hari WIB. Sang pemuncak klasemen mencetak dua gol melalui penalti Mohammed Salah di menit ke-35 dan aksi Alex Oxlade-Chamberlain pada menit ke-52.

Kemenangan ini kian memantapkan posisi Liverpool di puncak klasemen dengan 70 poin, unggul 19 poin atas juara bertahan Manchester City di peringkat kedua. Menjaga peluang, the Reds--julukan Liverpool--mengakhiri paceklik gelar Liga Primer selama tiga dekade.

Kini Liverpool tercatat sebagai tim tercepat di Liga Primer yang meraih 70 poin dalam 24 pertandingan. Kemenangan itu juga memperpanjang 41 laga tak terkalahkan di Liga Primer. Liverpool hanya kalah dari Arsenal pada 2004 dengan 49 laga dan Nottingham Forest dengan 42 laga.

Melihat permainan stabil yang ditunjukkan pasukan Juergen Klopp, rasanya rekor itu akan dipecahkan Liverpool pada 14 laga sisa musim ini. Namun, Klopp mengaku ingin menyampingkan rekor apik yang ditorehkan anak asuhnya.

"Ya, kami punya 70 poin, tapi banyak hal bisa terjadi. Saya tidak terlalu memikirkan rekor. Kami punya rekor di Dortmund dan Bayern Muenchen dan memecahkan rekor itu musim berikutnya," ungkap Klopp.

Ketimbang memikirkan rekor, Klopp mengaku ingin anak asuhnya tampil lebih baik dan meraih tiga poin setiap laga, serta mengunci gelar secepat mungkin.

"Saya percaya 100% kepada pemain, mereka tetap membuat kesalahan. Ini bukan penampilan yang brilian. Sangat normal ketika Anda tidak bermain di level tertinggi. Tapi, saya bahagia dengan tiga poin," kata Klopp.

Pencetak gol the Reds, Alex Oxlade-Chamberlain, sepakat dengan pandangan arsitek asal Jerman itu. "Kami ingin itu berlangsung terus dan jika ada rekor di belakangnya, itu adalah bonus kecil. Namun, Anda tidak bisa benar-benar memikirkan tentang hal-hal itu," kata Chamberlain.

Puji Eriksen

Dari Italia, Inter Milan melenggang ke semifinal Coppa Italia setelah mengalahkan Fiorentina dengan skor tipis 2-1 di Stadion Giuseppe Meazza, kemarin dini hari WIB. Di babak semifinal, Inter Milan telah ditunggu Napoli.

Inter Milan unggul melalui gol Antonio Candreva pada menit ke-44. Kombinasi apik dengan Lautaro Martinez di kotak penalti membuahkan gol bagi Nerazzurri--sebutan Inter Milan.

Fiorentina tak tinggal diam dan mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-60. Tandukan Martin Caceres meluncur mulus ke gawang Samir Handanovic.

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, memasukkan rekrutan anyar Christian Eriksen pada menit ke-66 untuk menambah kreativitas di lini tengah. Semenit kemudian, Inter Milan kembali unggul melalui sepakan voli Nicolo Barella. Skor 2-1 bertahan hingga laga usai.

Meski tak tampil penuh, Conte memuji penampilan Eriksen. Conte mengatakan, pemain asal Denmark yang diboyong dari Tottenham Hotspur itu menambah kekuatan di lini tengah.

"Kami tidak ingin memain-kannya terlalu awal karena dia baru bergabung. Eriksen memiliki karakter dan meningkatkan kualitas kami," kata Conte. (AFP/R-2)

BERITA TERKAIT