30 January 2020, 19:46 WIB

Amankan Pilkada 2020, Polri Bentuk Satgas Nusantara


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

KEPOLISIAN Republik Indonesia membentuk beberapa satuan tugas (Satgas) untuk membantu tugas struktural yang sudah ada. Salah satunya adalah Satgas Nusantara.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono menyebut Satgas Nusantara berkaitan dengan hajatan nasional Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

"Satgas Nusantara berkaitan dengan Pilkada, untuk cooling system," kata Argo di Gedung Bareskrim Polri, Kamis (30/1).

Dengan adanya Satgas Nusantara, Argo mendorong masyarakat untuk menyukseskan pilkada yang akan dihelat di 270 daerah.

"(Satgas) ini untuk mengajak masyarakat seluruh Indonesia untuk menyukseskan Pilkada. Jangan sampai ada kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan di situ," terang Argo.

Baca juga : Pilkada di Sembilan Provinsi ini Dinilai Rawan

Berdasarkan data per Oktober 2019, Indeks Potensi Kerawanan Pilkada Provinsi 2020, Sulawesi Tengah menjadi provinsi paling rawan dengan skor 55,72. Peringkat berikutnya disusul oleh Sulawesi Utara (38,09), Kalimantan Selatan (37,12), dan Kepulauan Riau (34,58).

Untuk IPK level Pilkada Kota 2020, Tomohon menempati urutan pertama (38,09). Disusul oleh Bitung (37,12) dan Tangerang Selatan (34,58). Sedsngkan IPK Pilkada Kabupaten 2020 menempatkan Nabire (80,37) di peringkat teratas. Disusul oleh Timor Tengah Utara (79,85), Keerom (78,52), dan Manggarai Barat (75,57).

Pilkada serentak tahun ini akan diselenggarakan di sembiln provinsi, 37 kota, dan 224 kabupaten.

Selain Satgas Nusantara, Korps Bhayangkara juga membentuk sembilan satgas lain, yaitu Satgas Pengawalan Investasi, Satgas PON (Pekan Olahraga Nasional), Satgas Antimafia Bola, Satgas Pangan, Satgas Karhutla, Satgas Migas, Satgas Saber Pungli, Satgas Penanggulangan Bencana, dan Satgas Penanggulangan Hoaks. (OL-7)

BERITA TERKAIT