31 January 2020, 01:20 WIB

Korban Tanah Longsor Tapanuli Tengah Bertambah


MI | Nusantara

DUA tubuh yang sudah tidak bernyawa kembali ditemukan di antara timbunan tanah dan lumpur di Kecamatan Andam Dewi, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, kemarin. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Safaruddin Ananda Nasution memastikan kedua warga tersebut bernama Brisman Marbun dan Simanjuntak Batara, keduanya ialah penduduk Desa Sijungkang.

“Sampai hari ini, kami sudah menemukan sembilan korban tewas dalam kejadian bencana yang terjadi, Rabu (29/1). Bencana banjir di Kecamatan Barus membuat dua orang tewas dan korban tanah longsor di Andam Dewi sebanyak tujuh orang,” kata Safaruddin.

Banjir disebabkan luapan air Sungai Aek Sirahar. Sampai kemarin, air setinggi 2 meter masih mengepung tujuh desa dan kelurahan sehingga 700 kepala keluarga harus mengungsi.

“Kami sudah mendirikan empat posko kesehatan dan dapur umum untuk membantu pengungsi,” tambah Safaruddin.

Meski tayangan banjir bandang di Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, sempat viral, tim SAR memastikan tidak ada korban jiwa. “Ada tiga warga yang dilarikan ke Puskesmas, karena mengalami luka ringan akibat terpeleset,” lapor Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Timur Komisaris Besar I Ketua Gede Wijatmika kepada Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Satbrimob, lanjutnya, sudah menurunkan dua tim untuk membantu kegiatan bakti sosial di lokasi banjir bandang di Kampung Baru, Desa Sempol.
“Bersama warga dan aparat, kami bekerja sama membersihkan jalan dan rumah warga yang tergenang lumpur.”

Khofifah datang ke lokasi, kemarin. Kepada Gubernur, Kapolres Bondowoso Ajun Komisaris Besar Febryansyah menyatakan banjir bandang terjadi akibat hujan deras dan hutan Gunung Ijen yang gundul. “Hutan gundul karena kawasan itu dilanda kebakaran hutan pada musim kemarau lalu.”

Kemarin, hujan deras membuat jalan desa di Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terputus karena badan jalan ambles. Sekitar 200 kepala keluarga di Dukuh Kalipucung, Desa Galuhtimur pun terisolasi.

“Semua jenis kendaraan tidak dapat lewat. Jalan yang longsor mencapai 15 meter, badan jalan ambles dan hanya tersisa kurang dari setengah meter,” ujar Camat Tonjong Cecep Aji Suganda.

Banjir di Kabupaten Merangin, Jambi, juga menyebabkan seorang warga hanyut dan puluhan rumah terendam banjir. Sungai Batang Tabir tidak mampu menampung air hujan, sehingga luapannya mengepung sejumlah kecamatan.
“Kami masih mencari Ramadoni, 17, warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Margo Tabir yang hanyut terbawa arus sungai,” ujar Sekretaris BPBD Merangin Jondri. (JH/FL/JI/SL/YH/CS/DW/DG/AD/RS/FR/YK/N-2)

BERITA TERKAIT