30 January 2020, 23:15 WIB

Putri Arab Kenal Tersangka Penipu di Kuala Lumpur


MI | Megapolitan

MABES Polri telah menangkap satu dari dua tersangka tindak pidana penipuan, penggelapan, dan juga tindak pidana pencucian uang terhadap Putri Arab Saudi bernama Lolwah binti Mohammed bin Abdullah Al Saud. Tersangka Eka alias EMH ditangkap Rabu (30/1) lalu di sebuah hotel di Jakarta. Namun, tersangka lainnya, yakni Evie alias EMC masih dalam pencarian polisi.

Menurut Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kombes Endar Priantoro, Lolowah mengenal tersangka Eka di Kuala Lumpur, Malaysia.

“Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa awal perkenalan antara korban dan pelaku yang sudah kita tangkap, mereka sudah kenal sekitar tahun 2008-2009 di Kuala Lumpur. Waktu itu mereka ada kerja sama di sana, tapi kurang berhasil,” ungkap Endar di Gedung Bareskrim Polri, Kamis (30/1).

Adapun perusahaan milik Lolwah di Malaysia, lanjut Endar, bergerak di bidang investasi.

“Dari keterangan yang kami terima, ternyata EMH merupakan orang kepercayaan korban dan tersangka menawarkan untuk melakukan investasi di Bali,” tandasnya.

Diketahui Lolwah telah mengirim uang Rp505 miliar sejak 27 April 2011 hingga 16 September 2018 untuk membeli tanah dan membangun Vila Kama dan Amrita Tedja di Desa Pejeng Kawan, Kabupaten Gianyar, Bali. Namun, pembangunan vila tidak kunjung rampung hingga 2018.

Lolwah mengaku sempat dijanjikan kepemilikan tanah dan vila tersebut, tapi hingga kini kepemilikannya masih atas nama EMC dan EMH. Pelaku kembali menawarkan tanah 1.600 meter persegi di Jalan Pantai Berawa, Kuta Utara, Badung, Bali, sehingga korban mengirimkan uang USD500 ribu. Setelah dikonfirmasi, tanah tersebut tidak pernah dijual oleh pemiliknya. Akhirnya, kuasa hukum Lolwah melaporkan EMC dan EAH pada Mei 2019.

Pihak kepolisian sudah melayangkan surat pencekalan terhadap Evi. “Agar tersangka tidak ke luar negeri,” tegas Endar. (Tri/medcom/J-2)

BERITA TERKAIT