30 January 2020, 22:25 WIB

Air Mata Warnai Sidang Parlemen Uni Eropa Terakhir


MI | Internasional

PARLEMEN Eropa (Members of the European Parliament/MEPs) asal Inggris, khususnya mereka yang menolak Britain Exit atau Brexit yang efektif berlaku Jumat (31/1) besok, menghadiri sidang terakhir bersama kolega dari negara-negara Uni Eropa secara emosional.

Pada sidang yang berlangsung di Brussels, Belgia, Kamis (30/1), mereka bergandengan tangan dengan berurai air mata dan menyanyikan Auld Lang Syne.

Parlemen Eropa akhirnya meratifikasi Perjanjian Penarikan Brexit setelah pemungutan suara dengan hasil 621 suara mendukung dan hanya 49 menolak, menyusul debat emosional di Brussels.

Beberapa anggota parlemen Inggris mengatakan mereka berharap Inggris akan kembali suatu hari nanti meskipun eurosceptics, termasuk Nigel Farage dari Partai Brexit, menggunakan pidato terakhir mereka untuk mengoyakkan Uni Eropa.
Inggris meninggalkan blok tersebut pada pukul 23.00 waktu setempat, Jumat (31/1).

Menandatangani surat yang mengonfirmasi persetujuan UE, Presiden Parlemen Eropa, David Sassoli, mengatakan kedua belah pihak harus memperhatikan kata-kata almarhum anggota parlemen Partai Buruh, Jo Cox, bahwa ada lebih banyak hal yang mempersatukan daripada yang memecah belah.

“Kalian meninggalkan Uni Eropa, tetapi kalian akan selalu menjadi bagian dari Eropa... Sangat sulit untuk mengucapkan selamat tinggal. Itulah sebabnya, seperti kolega saya, saya akan mengatakan sampai jumpa lagi,” ujarnya.

Juru bicara Parlemen Brexit, Guy Verhofstadt, mengatakan “sedih melihat negara yang telah dua kali memberikan darahnya untuk membebaskan Eropa.”

Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menyebut ratifikasi kesepakatan penarikan itu ialah langkah pertama menuju kemitraan baru antara Uni Eropa dan Inggris.

Kedua pihak akan saling menguatkan dalam menangani bidang-bidang, seperti perubahan iklim dan membangun kemitraan setelah keluarnya Inggris pada Jumat. ”Kami akan selalu mencintaimu dan kami tidak akan menjauh,” ujar Ursula.(BBC/Hym/I-1)

BERITA TERKAIT