30 January 2020, 18:42 WIB

Panja Jiwasraya Segera Panggil Bos Mayapada


Putra Ananda | Ekonomi

PANITIA kerja (Panja) Komisi VI DPR RI terkait kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) segera memanggil CEO Mayapada Group, Dato Sri Tahir. Salah satu orang terkaya di Indonesia itu diduga memiliki kedekatan dengan tersangka kasus Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro atau dikenal Bentjok.

"Kenapa Dato Tahir, karena dia memiliki hubungan dengan Bentjok," ungkap anggota Panja Jiwasraya Komisi VI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, saat ditemui di Kompleks Parlemen Jakarta, Kamis (30/1).

Selain Dato, lanjut Andre, pihaknya juga akan memanggil petinggi PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Berdasakan informasi yang diterima Panja Jiwasraya, perusahaan tersebut diduga memiliki tanggung jawab terhadap pengelolaan 34 instrumen investasi milik Jiwasraya.

"Kita juga akan panggil Trimegah karena ada dugaan kelola 34 investasi Jiwasraya. Dugaan ini harus diklarifikasi," pungkas Andre.

Baca juga: Kementerian BUMN akan Suntik Rp 5 Triliun untuk Jiwasraya

Pemanggilan akan dilakukan dalam waktu dekat. Panja Komisi VI, kata Andre, segera melakukan rapat internal untuk menentukan jadwal pemanggilan Dato Tahir, serta petinggi Trimegah. Agendanya meminta klarifikasi terkait kasus gagal bayar Jiwasraya dengan nilai kerugian hingga Rp 13,7 triliun.

"Ini tentu hasil masukan dari teman-teman anggota Panja. Kita akan realisasikan dalam rapat internal pos penyusunan agenda," ujarnya.

Selain fokus melakukan pembayaran utang Jiwasraya kepada nasabah, DPR juga akan melakukan audit terhadap aliran dana nasabah yang hilang. Melalui Komisi III, DPR memerintahkan Kejaksaan Agung dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit forensik transaksi keuangan Jiwasraya.

"Ini kan kerja paralel. Panja komisi III, VI dan XI. Kami sendiri di Komisi VI fokus pada korporasi Jiwasraya dan kementerian BUMN. Yang jelas kita akan kejar siapa yang menikmati uang Jiwasraya," tandasnya.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT