30 January 2020, 17:29 WIB

Begini Rekayasa Lalin Proyek 6 Ruas Jalan Tol dalam Kota Tahap I


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

ADANYA pembangunan 6 ruas jalan tol dalam kota Jakarta tahap 1 seksi Kelapa Gading - Pulo Gebang, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas.

Menurut Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo dalam keterangan resminya, menyebut akan ada pengerjaan pembangunan tiang atau kolom yang berada di Jalan Boulevard Barat Raya sisi Selatan dekat jembatan gading marina.

Terkait rekayasa lalu lintas dilakukan sesuai dengan tahapan pembangunan. Yakni pada tahapan satu dimulai pengerjaan dari tanggal 1 sampai dengan 29 Februari, dengan pengerjaan jembatan sisi timur.

Para pengendara bisa menggunakan ruas Jalan Boulevard Bukit Gading Raya sisi timur, sehingga lalu lintas dari arah timur (Bundaran Lapiazza) yang akan menuju selatan (Jalan Perintis Kemerdekaan) dialihkan melalui Jalan Boulevard Bukit Gading Raya sisi barat atau dua arah.

Untuk tahapan pembanguan kedua, dilakukan sejak tanggal 1 sampai dengan 30 Maret, dengan pengerjaan jembatan sisi barat. Pengendara bisa menggunakan sebagian ruas Jalan Boulevard Bukit Gading Raya sisi barat. Sehingga lalu lintas dari arah selatan (Jalan Perintis Kemerdekaan).

Lalu yang akan menuju barat (Sunter) terjadi pengurangan lebar jalan, untuk mengakomodir lalu lintas di Jalan Boulevard Bukit Gading Raya sisi timur dengan dibuat dua arah.

Kemudian tahap ketiga pembanguna dari 20 Maret sampai dengan 20 April, dengan pengerjaan pengecoran, aspal dan finishing jembatan. Untuk tahapan pembangunan keempat dimulai dari 1 Mei, dengan pengerjaan tiang atau kolom di Jalan Boulevard Barat Raya sisi selatan secara permanen, sehingga lalu lintas menggunakan jembatan yang sudah dilebarkan.

PT Jaya Konstruksi KSO selaku pelaksana pekerjaan pekerjaan Pembangunan enam ruas jalan tol dalam kota Jakarta tahap 1 seksi Kelapa Gading Pulo Gebang, bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan (motorized dan unmotorized) dilokasi pelaksanaan pembangunan.

"Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan dijalan," kata Syafrin. (OL-2)

BERITA TERKAIT