30 January 2020, 13:57 WIB

Bali Akan Gelar Upacara Nunas Ica Usir Virus Korona


Arnoldus Dhae | Nusantara


KEKHAWATIRAN akan dampak virus korona yang bisa meluas ke Bali, salah stau cara dengan menangkalnya melalui upacara ritual Nunas Ica.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa membenarkan hal tersebut. Ia mengakui jika Pemprov Bali akan menjadi penggerak dalam upacara secara spiritual Nunas Ica.

"Kami mengajak semua asosiasi, semua elemen pariwisata di seluruh Bali untuk menggelar doa bersama dalam upacara Nunas Ica pada Jumat (31/1) sekitar pukul 09.00 Wita. Kita ajak semua agar terlibat dalam doa bersama tersebut," ujarnya di Denpasar, Kamis (30/1).

Menurutnya, doa dalam tradisi agama Hindu memang sudah lazim dilakukan bila menghadapi bencana alam besar. Upacara Nunas Ica itu dilakukan seperti tolak bencana atau tolak bala. Dalam upacara tersebut intensinya adalah meminta atau memohon kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa supaya musibah virus korona selesai dan cepat ditemukan jalan keluarnya. Dan lebih spesifik lagi meminta agar Bali dijauhkan dari virus tersebut, dan jangan sampai ada yang positif kena di Bali.

"Sebagai umat Hindu, hal ini lazim dilakukan baik secara skala maupun niskala meminta agar Bali dijauhkan dari bencana virus corona dan jangan sampai virus ini tertular di Bali," ujarnya.

Dalam upacara tersebut, Pemprov Bali meminta agar seluruh elemen dan asosiasi pariwisata di Bali ikut berpartisipasi agar bisa berdoa secara khusuk meminta Bali dijauhkan dari bencana virus korona.

Lokasi doanya di Pura Tanah Kilap Kecamatan Denpasar Selatan. Pemilihan di Pura Tanah Kilap tidak ada pertanda khusus melainkan hanya berdasarkan pertimbangan lokasi yang dekat dengan para peserta. Doa tersebut akan melibatkan para elemen pariwisata, hotel, restoran, asosiasi, dan sebagainya.

baca juga: Dua Pasien Suspect Korona Dirawat di Batam

Pura Tanah Kilap dinilai lebih strategis bagi semua elemen masyarakat pariwisata di seputaran Kuta, Legian, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua dan beberapa titik lainnya. Selain itu Pura Tanah Kilap itu berdekatan dengan tempat ibadat bagi kaum Tionghoa.  Konteksnya adalah virus tersebut berasal dari Tiongkok, sehingga harus dikembalika ke Tiongkok. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT