30 January 2020, 11:20 WIB

Orangtua Desak Pemprov Jatim Segera Evakuasi Mahasiswa di Wuhan


Faishol Taselan | Nusantara

ORANG tua mahasiswa yang sedang belajar di sejumlah perguruan tinggi di Tiongkok, meminta Pemprov Jawa Timur untuk segera memulangkan mereka ke Indonesia. Keinginan ini disampaikan puluhan orang tua saat bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Surabaya, Rabu (30/1).

"Anak-anak kami pola pikirnya tidak seperti kami orang dewasa. Anak-anak di sana resah betul, karena semua kota sudah tertutup semua," kata Fahrul Rozi, salah satu orang tua mahasiswa yang berasal dari Pamekasan.

Hanya satu keinginan mereka, kata Fahrul, minta dipulangkan ke Indonesia. Mereka sudah ditahan hidup dalam isolasi tidak bisa kemana mana selain berbelanja. Bahkan, untuk kuliah saja tidak bisa karena pihak universitas meliburkan semua kegiatan perkuliahan.

"Jadi, tiap hari mereka sedih dan minta segera dipulangkan,” kata Fahrul yang anaknya belajar di Xianning University atau 106 KM dari Wuhan.
    
Hal senada juga diungkapkan Husnika, salah satu kakak dari mahasiswa Unesa. Ia mengkhawatirkan logistik adiknya yang mulai menipis. Karena itu, ia berharap, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat segera melakukan evakuasi secepat mungkin.

"Saya meminta tolong pemerintah agar segera memulangkan anak-anak kami. Supaya kami para orang tua tidak khawatir," ujarnya kepada wartawan.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa berjanji akan segera menghubungi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melalui WhatsApp. Khofifah juga ingin sebelum ada mahasiswa yang terjangkit virus, evakuasi harus segera dilakukan. Selain itu, Khofifah juga menyakinkan kepada orang tua bahwa logistik anak-anaknya di Tiongkok dipastikan aman.

"Kami berikhtiar dengan Menlu dan pihak KBRI. Memang toko di sana banyak yang tutup, kami mengupayakan logistik tetap terpenuhi sebelum proses evakuasi," kata Khofifah.

Menurut Khofifah, saat ini Menlu telah mematangkan pembahasan proses evakuasi yang sebentar lagi akan selesai.

baca juga: Kejahatan Remaja di Yogyakarta Sudah Tiarap

"Kalau ditanya kapan, kami memang belum bisa memastikan. Tapi Bu Menlu sedang finalisasi proses evakuasi, termasuk menghitung pesawatnya yang dibutuhkan dan lainnya," katanya.
    
Dari catatan Pemprov Jatim terdpaat 248 mahasiswa dari Jawa Timur yang belajar di berbagai perguruan tinggi di Tiongkok. Dan sebagiaan besar mereka minta untuk dipulangkan.(OL-3)

 

BERITA TERKAIT