30 January 2020, 10:41 WIB

Hujan Deras Sebabkan Banjir Robohkan Rumah di Tasik


Kristiadi | Nusantara

Hujan deras disertai material longsor terjadi di Kota Tasikmalaya hingga mengakibatkan banjir dan robohnya satu unit rumah. Kejadian itu terjadi, Rabu (29/1) malam sekitar pukul 20.24 WIB. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, tetapi hingga kondisi air hingga sekarang masih belum surut.

"Hujan yang terjadi sejak sore hingga malam disertai angin kencang dan petir menyebabkan terjadinya luapan air dan menggenangi rumah warga berada di Kampung Kolot, Kelurahan Sambong Jaya, Kecamatan Mangkubumi. Air meluap dan mengenangi pemukiman warga dengan ketinggian air 30 centimeter hingga pondasi rumah mengalami longsor berada di Kampung Leuwimalang, Kelurahan Bantarsari, Bungursari," kata Manajer Pusdalops BPBD, Harisman, Kamis (30/1/2020).

Harisman mengatakan, hujan yang terjadi juga telah mengakibatkan satu rumah tersambar petir di Kampung Gunung Reog, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi menimpa rumah Nandang, 54, hingga satu rumah roboh tertimpa longsor di Kampung Gunung Kanyere, Kecamatan Tamansari. Sedangkan, kejadian itu masih banyak pohon tumbang menimpa rumah.

"Semua petugas BPBD, TNI, dan Polri selama ini masih tetap siaga terutama menghadapi bencana alam yang sekarang ini telah terjadi. Karena, hujan terjadi saat ini bisa mengancam keselamatan jiwa terutamanya warga berada di zona rawan longsor, banjir dan pohon tua bisa mengakibatkan tumbang sewaktu-waktu," ujarnya.

Menurutnya, petugas BPBD dibantu dari Dinas Perhubungan dan Polres Tasikmalaya selama ini masih tetap berupaya memotong pohon di sepanjang jalan protokol karena kondisinya itu sangat rawan tumbang. Untuk peralatan yang disiapkan berupa gergaji mesin, tambang, dan peralatan lainnya yakni senter, perahu karet, sepatu boot, cangkul, sekop sebagai langkah untuk mengevakuasi.

"Intensitas hujan yang terjadi sekarang cukup tinggi dan masyarakat harus waspada tetap waspada, apalagi kondisinya itu disertai petir. Namun, petugas gabungan akan tetap siaga menghadapi berbagai kejadian tersebut tapi kami juga selama itu masih terus memantau dan melakukan patroli karena hujan yang telah terjadi banyak informasi pohon tumbang," paparnya. (AD/OL-10)

 

BERITA TERKAIT