30 January 2020, 09:04 WIB

Wapres akan Kunjungi Korban Banjir Bandang Banten


Indriyani Astuti | Nusantara

WAKIL Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin diagendakan mengunjungi korban banjir bandang di Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (30/1).

Wapres akan memberikan santuan bagi korban yang kehilangan rumah melalui pemerintah daerah.

Selain itu, pada kesempatan tersebut, Wapres juga akan menyerahkan bantuan makanan, tenda gulung, kasur, serta perlengkapan dapur bagi para pengungsi korban banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Lebak pada awal Januari 2020.

"Saya akan meninjau ke Lebak," ujar Wapres di Kantor Wapres Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (29/1).

Baca juga: Terowongan Nanjung Efektif Kurangi Banjir

Banjir Bandang di Kabupaten Lebak menyebabkan 359 jiwa kehilangan tempat tinggal mereka.

Mereka merupakan warga Kecamatan Lebak Gedong, yang wilayahnya tidak jauh dari Sungai Ciberang.

Hingga saat ini, korban terdampak terpaksa bertahan di Dodiklatpur Rindam III Siliwangi. Meski demikian, Wapres menyampaikan banjir bandang di Kabupaten Lebak belum masuk dalam katagori bencana nasional.

Guna menghindari bencana berulang, Wapres memberikan arahan agar ada penanganan jangka panjangnya.

Pada kunjungan kerja kali ini, Wapres didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, serta Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo berangkat menuju Stasiun Rangkas Bitung dari Stasiun Kebayoran pada pukul 09.00 WIB.

Wapres juga dijadwalkan melakukan penanaman pohon di area Gedung Negara, Pemerintah Kabupaten Lebak. Bibit pohon yang akan ditanam adalah bibit Jambu Jamaika atau Syzygium malaccense.

Tanaman itu ditanam Wapres sebagai simbol harapan untuk Kabupaten Lebak agar segera dapat kembali produktif pascabencana alam yang menimpa warganya.

Setelah menanam pohon, Wapres kembali ke Stasiun Rangkasbitung dan bersiap melanjutkan peninjauan ke jalur kereta Rangkasbitung-Serang.

Melalui proyek perbaikan jalur kereta api itu, diharapkan waktu tempuh dari Jakarta ke Pelabuhan Merak dapat lebih singkat. (OL-1)

BERITA TERKAIT